oleh

AKP M. Tambunan Pimpin Press Release Penangkapan Penyalagunaan Narkoba yang Menyerat 3 Orang Petani Penyuplai Narkoba Para Sopir Daerah

BERITA KOTA ONLINE.COM, GOWA – Kepolisian Resort (Polres) Gowa Satresnarkoba menggelar jumpa pers pengungkapan dugaan tindak pidana penyalagunaan Narkoba jenis Shabu yang menyeret 3 pemuda berprofesi sebagai Petani. Hasil introgasi Polisi ke 3 pelaku diduga merupakan pemasok Narkoba dikalangan Sopir tujuan Daerah.

Kasubbag Humas Polres Gowa AKP M. Tambunan didampingi Kasat Narkoba Polres Gowa AKP. Maulud di Halaman Mako Polres Gowa, Senin (1/3/2021).

Jumpa pers dipimpin langsung Kasubbag Humas Polres Gowa AKP M. Tambunan didampingi Kasat Narkoba Polres Gowa AKP. Maulud di Halaman Mako Polres Gowa, Senin (1/3/2021).

Kasubbag Humas Polres Gowa AKP M. Tambunan menjelaskan ke tiganya merupakan Pria berinisial MA (16), IF (22), dan MZ (23).

“Adapun Barang bukti yang berhasil diamankan personil Unit Intel Tombolo Pao berupa Shabu seberat 1.13 gram dan uang hasil penjualan Shabu sebesar Rp. 400 Ribu” jelasnya

Menurut Tambunan ke tiganya diamankan di tiga lokasi berbeda diantaranya Dusun Bontotangga Desa Kanreapia, Dusun Bontolebang Desa Kanreapia dan di Buluballea Kel. Pattapang Kec. Tinggi moncong

Tambunan menuturkan ketiga pelaku diamankan pada Jumat 26 Februari 2021 pukul 23.00 WITA saat melakukan transaksi narkoba di tiga lokasi berbeda. Mereka merupakan petani dan warga kecamatan Tinggimoncong serta Tombolo Pao Kab Gowa.

Tambunan membeberkan peran dari tiga tersangka diantaranya MA (16) berperan sebagai Kurir dan pemakai lalu IF (22) berperan sebagai Bandar dan pakai selanjutnya MZ (23) berperan sebagai pengedar sekaligus pemakai.

“Hasil keterangan yang dikumpulkan penyidik menjelaskan bahwa, Sabu yang dikuasainya dibeli dari bandar di Makassar kemudian dijual kepada para sopir mobil angkutan sayur seharga Rp 200 ribu pasca terima pesanan via chattingan”, ungkap Tambunan

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Gowa AKP Maulud menjelaskan, barang haram tersebut dijual kepada sopir karena mereka telah mengetahui informasi bahwa para sopir membutuhkan barang haram tersebut.

“Shabu digunakan para untuk menambah kekuatan fisik disaat membawa mobil ke beberapa daerah, jelasnya

Dari hasil pendalaman penyidik kata AKP Maulud tidak ditemukan adanya keterkaitan para tersangka dengan penangkapan terhadap beberapa orang petani didaerah pedesaan beberapa waktu lalu di Kec Biringbulu dalam kasus penyalahgunaan narkoba ini.

Ditempat terpisah Kapolres Gowa AKBP Budi Susanto, SIK menyanyangkan penyalagunaan narkoba dikalangan petani.

“Saya berharap para petani jangan mudah terpengaruh dengan narkoba karena akibatnya sangat fatal baik bagi kesehatan bahkan ekonomi keluarga dan imbas dari semua ini keluarga kita bisa jadi berantakan bila sudah terjerumus,” Jelas Kapolres

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ketiga tersangka di jerat dengan Pasal 114 ayat 1 subs 112 ayat 1 Jo 132 UU no 35 THN 2009 ttg narkotika dgn ancaman hukum minimal 5 tahun maksimal 15 tahun penjara (Herman Taruna).

Editor : Andi Eka / Robin / Asrat Tella / Syamsul Bakhri. As /Saiful Dg Ngemba / A. AR. Rakhmansya Iskandar / Andi Ahmad

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed