oleh

Tim Anti Bandit Polres Gowa Ringkus Dua Tersangka Dugaan Kejahatan Di jalan Lintas Daerah Sulsel

BERITA KOTA ONLINE.COM, GOWA – Tim Anti Bandit Satreskrim Polres Gowa meringkus dua pelaku aksi kejahatan jalanan dalam dugaan tindak kasus curanmor, curas, penipuan dan penggelapan lintas Kabupaten di Sulawesi Selatan.

Kasubbag Humas AKP. M. Tambunan dalam jumpa pers di Mako Polres Gowa didampingi Kasat Reskrim Polres Gowa AKP. Jufri Natsir dan KBO Reskrim Polres Gowa Iptu Masjaya

Hal tersebut diungkapkan Kasubbag Humas Polres Gowa AKP M. Tambunan dalam jumpa pers di Mako Polres Gowa Jalan Syamsuddin Tunru, Rabu (17/02/2021) Siang.

Dikatakan AKP M. Tambunan dari hasil interogasi pelaku berinisial NI Als Iccank Als Boboho (22) adalah warga kab Gowa dan ML (46) warga Makassar. Keduanya berhasil diamankan Tim Anti Bandit Polres Gowa dipimpin IPTU Imran.

Dihadapan polisi kedua tersangka mengaku beraksi lintas daerah meliputi Makassar, Gowa dan Takalar.

“Dari keterangan kedua pelaku menjelaskan bahwa aksi kejahatan jalanan ini dilakukan tidak hanya di Gowa dan Makassar tapi juga di Kab Takalar. Kasus ini akan terus kami kembangkan”, ungkap Kasubbag Humas AKP. M. Tambunan dalam jumpa pers siang tadi di kantor Polres Gowa didampingi Kasat Reskrim Polres Gowa AKP. Jufri Natsir dan KBO Reskrim Polres Gowa Iptu Masjaya

AKP M. Tambunan menambahkan pelaku berinisial NI Als Iccank Als Boboho (22) adalah warga kab Gowa dan berperan sebagai otak pelaku.

Sementara satu pelaku lainnya berinisial ML (46) warga Makassar berperan mengikuti otak pelaku dari belakang saat beraksi dan menjual hasil barang haram tersebut bersama rekannya berinisial WND yang kini masih pengejaran polisi.

“Dari hasil interogasi diketahui pelaku berinisial NI Als Iccank Als Boboho (22) adalah warga kab Gowa dan berperan sebagai otak pelaku sementara satu pelaku lainnya berinisial ML (46) warga Makassar berperan mengikuti otak pelaku dari belakang saat beraksi sekaligus menjual hasil curian bersama satu pelaku yang berhasil melarikan diri berinisial Wandi (DPO) yang berperan
menjual barang hasil curian” jelasnya.

Dari tangan kedua pelaku kata AKP M. Tambunan Tim Anti Bandit berhasil menyita barang bukti berupa 5 unit sepeda motor roda dua dan 1 unit kendaraan sepeda motor roda 4 yang digunakan rekan pelaku saat mengikuti dari belakang serta 2 buah HP dan 1 bilah senjata tajam jenis badik.

Adapun Kronologi penangkapan dan modus pelaku dijelaskan Kasubbag. Humas Polres Gowa AKP M. Tambunan bahwa pelaku ditangkap di jalan A.R. Hakim Blok H No.3, Kel. Ujung Pandang Baru, Kec. Tallo, Kota Makassar pada Rabu (03/02/2021) sekitar Pukul 05.30 WITA.

Sementara modus pelaku dijelaskan AKP M. Tambunan beraksi dengan mengelabui para korbannya dengan cara meminta bantuan menumpang saat berada dijalan.

“Dalam beraksi pelaku berpura-pura menumpang kendaraan korban dan di saat dalam perjalanan pelaku mensiasati agar korban menjauh dari kendaraan dan disaat korban lengah pelaku yang dikawal oleh rekannya mengikuti dari belakang kemudian membawa lari barang korban”

“Selain itu modus lainnya dimana pelaku mendekati korban lalu menendang kendaraan korban hingga terjatuh lalu melarikan barang bukti”, jelas AKP. M. Tambunan

Diungkapkan AKP M. Tambunan bahwa polisi melakukan tindakan tegas dan terukur memberikan timah panas kepada tersangka yang berusaha kabur saat berada dilokasi penggerebekan rekan mereka.

“Pasca penangkapan dan introgasi selanjutnya polisi melakukan pengembangan terhadap kedua tersangka untuk menunjukkan lokasi berkumpul pelaku lainnya. Disaat kedua pelaku menunjuk salah satu gubuk kemudian para personil melakukan penggerebekan namun di saat yang bersamaan kedua pelaku melarikan diri selanjutnya dilakukan tindakan tegas dan terukur” ungkap M. Tambunan kepada awak media.

Hingga saat ini polisi menyebutkan kurang lebih 8 orang warga menjadi korban dari aksi yang dilakukan kedua tersangka dan diduga masih ada korban lainnya yang belum melaporkan kejadian.

Atas perbuatannya para pelaku disangkakan dengan pasal berlapis yakni Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara, jelas Kabag Humas Polres Gowa AKP M. Tambunan (Herman Taruna).

Editor : Andi Eka / Saiful Dg Ngemba/ Asrat Tella / A. AR. Rakhmansya Iskandar / Andi Ahmad

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed