Bedah Buku Tafsir Al-Qur’an: Teori, Metode dan Aplikasi, Hadirkan Wawasan Baru Dunia Keilmuan Al-Qur’an
Makassar, Beritakota Online— Sebuah kajian mendalam tentang cara memahami Al-Qur’an secara sistematis dan komprehensif menjadi pusat perhatian dalam kegiatan Bedah Buku bertajuk “Tafsir Al-Qur’an: Teori, Metode dan Aplikasi”. Kegiatan ini berlangsung di ruang utama Balai Diklat Keagamaan Makassar, Selasa (6/10/2026), dan dihadiri oleh para widyaiswara, tokoh pendidikan, pemerhati keagamaan, serta peminat kajian Al-Qur’an dari berbagai kalangan.

Karya yang dibedah ini ditulis oleh Dr. H. Abdurrafiq, M.Pd.I., yang menyajikan kerangka kerja lengkap mulai dari dasar pemikiran ilmu tafsir, berbagai metode penafsiran yang berkembang, hingga penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Penulis menyampaikan bahwa buku ini disusun untuk menjawab kebutuhan akan panduan yang memadukan ketajaman teori dengan kepraktisan penggunaan, sehingga Al-Qur’an dapat dipahami tidak hanya sebagai teks suci, tetapi juga sebagai pedoman hidup yang relevan di setiap zaman.
Proses pembedahan buku ini dipercayakan kepada dua narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Dr. Nurdin serta Dr. Hanafi Pelu, S.Pd., M.Pd., M.Si., M.Tr.A.P. Dalam paparannya, keduanya menguraikan keunggulan karya ini, mulai dari kerangka teoretis yang kokoh, ragam metode yang diuraikan secara runtut, hingga contoh penerapan yang memudahkan pembaca mempraktikkan ilmu tafsir. Mereka menegaskan bahwa karya ini menjadi referensi penting bagi pendidik, peneliti, maupun masyarakat luas yang ingin mendalami Al-Qur’an dengan cara yang benar, terarah, dan mendalam.
Suasana diskusi semakin hidup dengan hadirnya para pemerhati yang turut memberikan pandangan, yakni H. Idcham Latief, Hasan Basri, Hj. Salfiah, dan Cahaya Pertiwi. Mereka menyoroti aspek-aspek praktis yang ada dalam buku ini, serta mengapresiasi upaya menghadirkan karya yang menjembatani ilmu tafsir dengan kebutuhan pemahaman masyarakat masa kini. Kegiatan ini pun diharapkan dapat memperkuat budaya literasi keagamaan serta mendorong lahirnya pemahaman Al-Qur’an yang cerdas, damai, dan moderat di tengah masyarakat.
Kegiatan berakhir dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang menyambut baik kehadiran karya ini. Diharapkan, buku “Tafsir Al-Qur’an: Teori, Metode dan Aplikasi” tidak hanya menjadi bahan kajian di kalangan akademisi, tetapi dapat menjangkau pembaca secara luas, menjadi panduan berharga dalam memahami wahyu Allah dengan benar, serta melahirkan generasi yang berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap langkah kehidupan. (H.Idcham)
Editor : Syamsul Bakhri /Herman











