*26 UMKM Binaan PLN Raup Omzet Ratusan Juta Selama FIFA ASEAN Cup 2026*
Jakarta, Beritakota Online– Gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya menghadirkan kemeriahan sepak bola di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal. Sebanyak 26 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya melalui Hub UMK Jakarta berhasil membukukan omzet sekitar Rp200 juta selama rangkaian turnamen berlangsung.

Puluhan UMKM binaan PLN tersebut hadir secara bergantian di Plaza Timur SUGBK dengan menawarkan beragam produk kuliner dan produk lokal kepada para suporter. Tingginya antusiasme masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperkenalkan produk kepada masyarakat.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan capaian omzet tersebut menunjukkan bahwa gelaran olahraga berskala internasional dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi pelaku UMKM.
“Capaian omzet sekitar Rp200 juta yang dibukukan oleh 26 UMKM binaan menunjukkan bahwa _event_ berskala internasional dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Kami ingin UMKM binaan PLN tidak hanya hadir sebagai bagian dari kegiatan, tetapi benar-benar mendapatkan manfaat melalui peningkatan penjualan, pengalaman berjualan, dan kesempatan memperkenalkan produknya kepada konsumen yang lebih beragam,” ujar Andy Adcha.
Menurut Andy Adcha, keterlibatan UMKM dalam FIFA ASEAN Cup 2026 juga menjadi kesempatan bagi pelaku usaha binaan untuk mendapatkan pengalaman berjualan dalam event dengan jumlah pengunjung yang besar.
“Sepak bola mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah dalam satu momentum. Kesempatan ini kami manfaatkan untuk membawa produk UMKM lokal bertemu langsung dengan konsumen yang lebih luas. Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bekal bagi UMKM untuk terus mengembangkan usahanya setelah turnamen berakhir,” tambah Andy Adcha.
Salah satu UMKM binaan PLN yang turut berjualan di Plaza Timur SUGBK adalah Se-Juk, yang menghadirkan minuman berbahan dasar jeruk bagi para pengunjung. Pemilik Se-Juk, Endah, mengatakan kesempatan tersebut menjadi momentum bagi Se-Juk untuk memperkenalkan produk kepada konsumen baru sekaligus meningkatkan penjualan.
“Saya Endah dari brand Se-Juk mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan oleh Hub UMK Jakarta Raya dan PLN Peduli kepada brand kami. Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan kami merasakan dampak yang positif. Ini juga menjadi ajang bagi Se-Juk untuk memperkenalkan produk kepada konsumen-konsumen baru,” ujar Endah.
“Alhamdulillah, untuk penjualan pada kesempatan kali ini, produk kami sold out dan mendapatkan hasil yang maksimal. Terima kasih sekali lagi kepada PLN Peduli dan Hub UMK Jakarta Raya. Maju terus dan semangat!” tambahnya.
Selain menghasilkan transaksi penjualan, keterlibatan dalam FIFA ASEAN Cup 2026 memberikan pengalaman bagi para pelaku UMKM untuk berinteraksi dengan konsumen yang lebih beragam dan memperkenalkan produk dalam suasana event olahraga berskala internasional.
Capaian omzet sekitar Rp200 juta menjadi salah satu hasil nyata keterlibatan UMKM binaan PLN dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Momentum tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman bagi para pelaku usaha untuk terus mengembangkan produk, memperluas jaringan konsumen, dan meningkatkan skala usaha.
Sekilas Tentang PLN UID Jakarta Raya
PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya adalah salah satu unit di bawah PT PLN (Persero) yang menjalankan fungsi pendistribusian listrik sampai ke pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. Mengimplementasikan aspirasi tersebut dengan tetap mendukung program Pemprov DKI Jakarta, PLN UID Jakarta Raya melengkapi inisiatifnya melalui Jakarta Smart Electricity (JSE) 3.0 dengan enam pilar: Smart Services, Smart Business, Smart Infrastructure, Smart Living, Smart Mobility, dan Smart Sustainability.
Editor : Andi Eka/Andi A Effendy







