Sosialisasi petunjuk teknis pengelolaan pupuk bersubsidi kabupaten Maros tahun anggaran 2025.

Sosialisasi petunjuk teknis pengelolaan pupuk bersubsidi kabupaten Maros tahun anggaran 2025.

Editor : Syamsul Bakhri/Andi Arya/Andi A Effendy

Maros, Berita kota online — untuk memaksimalkan penyaluran pupuk bersubsidi tepat guna dan tepat sasaran, pihak produsen pupuk Indonesia melakukan sosialisasi kepada para distributor, pengecer dan para kelompok tani di Maros.

Kegiatan ini digagas oleh PT pupuk Indonesia bekerjasama dengan dinas pertanian kabupaten Maros. Sosialisasi ini dibuka lansung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Andi David Syamsuddin, membuka secara resmi Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Pengelolaan Pupuk Bersubsidi Tahun 2025 di Gedung Serbaguna Kabupaten Maros, Rabu (9/7/2025). Kegiatan ini dihadiri para penyuluh pertanian, perwakilan kelompok tani, petani, dan unsur instansi pertanian terkait.

 

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang kebijakan terbaru terkait penyaluran dan pengawasan pupuk bersubsidi agar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil petani di lapangan.

 

Dalam sambutannya, Andi David menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk menjamin distribusi pupuk berjalan transparan dan sesuai prosedur.

“Program pupuk bersubsidi ini harus betul-betul dirasakan manfaatnya oleh petani kecil. Untuk itu, peran penyuluh dan kelompok tani sangat krusial dalam mendampingi, mengawasi, sekaligus memastikan distribusi di lapangan sesuai aturan,” ujar Andi David.

Peserta sosialisasi menyambut baik upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi antara kebijakan pusat dan pelaksanaan di tingkat daerah. Mereka berharap pengelolaan pupuk bersubsidi dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Maros.

Kegiatan ini juga sejalan dengan arah kebijakan sektor pertanian nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan reformasi distribusi pupuk agar ketahanan pangan semakin kuat.

Dengan sosialisasi ini, diharapkan distribusi pupuk bersubsidi berjalan lebih tertib, adil, dan mendukung petani dalam meningkatkan hasil panen.

Pemerintah Kabupaten Maros berkomitmen melanjutkan penguatan pengawasan dan pendampingan lapangan melalui kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan, guna memastikan sektor pertanian tetap produktif dan berkelanjutan.

Tampil sebagai pembicara dalam sosialisasi ini jenderal manajer PT pupuk Indonesia Wisnu Ramadani dan Andi Nurlia Sulaeman ketua asosiasi distributor Pupuk Sulsel.

Hadir dalam kegiatan ini pihak kejaksaan negeri Maros, polres, kodim 1422 dan beberapa unsur lainnya.

Untuk kabupaten Maros di tahun anggaran 2025 mendapat jatah pupuk urea sebanyak 14.754 ton , NPK, 11.107 ton dan organik 154 ton mencakup sebanyak 41.635Petani semua RDKK dengan areal 70.608 ha sawah

(Herman)

src="https://beritakotaonline.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250923_154141.jpg" alt="" width="957" height="1600" /> >

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *