oleh

Ketua DPP KKSS Pusat H. Muchlis Patahna, SH., M.Kn Jadi Pemateri Pada Seminar Internasional dengan Tema Misteri Sumbangan Makna Bugis-Makassar Orang ke Nusantara di Abad Terakhir

>

 

Ketua DPP KKSS Pusat H. Muchlis Patahna, SH., M.Kn Jadi Pemateri Pada Seminar Internasional dengan Tema Misteri Sumbangan Makna Bugis-Makassar Orang ke Nusantara di Abad Terakhir

Advetoria/Liputan Khusus KKSS Pusat

Jakarta, Beritakota Online- Dalam Narasi Pidato Ketua Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) Pada Seminar Internasional dengan Tema Misteri Sumbangan Makna Bugis-Makassar Orang ke Nusantara di Abad Terakhir.

H. Muchlis Patahna, SH., M.Kn

Dapat disimak selengkapnya sebagai berikut :

Bapak-bapak dan ibu-ibu yang menjadi peserta seminar internasional, keduanya di ruang seminar dan online

Pertama-tama, BPP KKSS mengucapkan selamat hari jadi ke-69

Universitas Muslim Indonesia Makassar, 2023. Perjalanan usia dewasa inimenggambarkan seberapa besar kontribusi Universitas Muslim Indonesia

berbakti kepada nusa, bangsa dan kejayaan Indonesia, khususnya dalam bidangpengembangan sumber daya manusia. Oleh karena itu, BPP KKSS mengucapkan selamat atas perayaan ini. Semoga semakin sukses dan berjaya dalam memberikan sumbangsih bagi bangsa dan negara

Indonesia yang kita cintai. Aamiiinnn. Dies Natalis ke-69 ini, dirangkai dengan seminar bertema “Misteri KebermaknaanSumbangan Orang Bugis-Makassar Bagi Nusantara Pada Abad Terakhir”.

sangat penting dalam kaitannya dengan pertanyaan akademik tentang peran dankontribusi orang Bugis-Makassar di Nusantara dari

perspektif masa lalu, sekarang dan masa depan. Peran yang dimaksud adalah bagian dantanggung jawab orang Bugis Makassar dimanapun mereka beradanilai budaya “Siri’ na Pacce” sebagai sistem nilai budaya yang melekatdan diwariskan oleh nenek moyang mereka. Dari segi sejarah, peran orang Bugis-Makassar dalam hal ininusantara sangat besar. Hal ini terlihat dari bukti-bukti sejarah yang masih adaada hari ini. Kita dapat melihat peran dan keberadaan orang Bugis-Makassar di

Asia Tenggara dalam bentuk tinggalan, baik berupa artefak maupun berupa

peradaban. Misalnya di berbagai tempat, seperti di Makkasan, seperti

salah satu kecamatan di Kota Bangkok (ibukota Thailand), sebagai salah satuwarisan masyarakat Makassar yang dibawa oleh pimpinan Daeng

Mangalle yang bermigrasi ke Siam, pada masa pemerintahan Raja Phra Narai (1656-1688). Adanya Negara Singapura (masih ada kampung Bugis, BugisStreet), Brunei Darussalam, serta dapat kita lihat dalam silsilah Malaysia

raja-raja, tempat Cucu Datu Luwu (We Tenri Leleang) merantau ke Malaya pada akhir abad ke-18. Selanjutnya, menurunkan nama-nama perdanam enteri Malaysia (Tunku Abdul Rahman, Abdullah Ahmad Badawi, Hussein

Onn, Muhyiddin Yassin) dan seterusnya. Begitu besar peran dan kontribusi masyarakat Bugis-Makassar dalam konteks keluarga Melayu, dan dunia (kita juga bisa melihat beberapa tempat di Eropa,

 

Australia, dan di benua lain) tidak diragukan lagi, dan diakui oleh

sejarawan dan akademisi dari berbagai belahan dunia. (Orang Bugis, oleh ChristianPerlas dan sebagainya). Begitu pula seminar internasional yang digelar dari pagi hingga siang hari ini, bertujuan untuk menggali lebih dalam kontribusi masyarakat Makassar-Bugis dalam hal ini.

Nusantara (studi kasus di Singapura, Malaysia dan Indonesia) dengan ilmiah mendekati. Hasil yang diharapkan adalah inti dari makna keberadaan orang Bugis

Masyarakat Makassar dan perannya dalam ekonomi dan sosial, politik dan negarabidang dalam fokus penelitian (Singapura, Malaysia dan Indonesia). Hasil ini akankemudian berkontribusi pada keyakinan kami tentang peran dan tanggung jawab orang Bugis, Orang Makassar di tempat tinggalnya sesuai dengan budayanya

nilai-nilai “Siri na Pacce”. Hasil lainnya akan menambah dan memperkuat yang sudah ada

kajian akademis tentang kehebatan nama Bugis Makassar

di seluruh dunia. Lainnya, sebagai acuan bagaimana strategi orang Bugis

Orang Makassar bisa eksis dalam konsep migrasi yang mereka lakukan.

Dalam kaitan ini, BPP KKSS sebagai wadah pemersatu warga Sulsel dimanapun beradamereka, sangat mengapresiasi seminar internasional yang digelar hari ini. Itu

hasil yang diharapkan juga memberikan penguatan masa depan bagi warga Sulawesi Selatandimanapun mereka berada untuk tetap semangat dalam mendukung dan membangun jaya

Indonesia ke depan. Terima kasih kepada Rektor UMI beserta jajarannya, narasumber, seminar

peserta dimanapun mereka berada. KKSS mengucapkan selamat atas terselenggaranya seminar internasional dimasyarakat melayu. Semoga banyak manfaat yang bisa didapatkan dari sini

kegiatan seminar internasional. Syah, bersama rombongannya dalam foto yang diambil an Semoga kita selalu sehat, bahagia selalu dan dirahmati Allah SWT Amin.( Relis DPP KKSS Pusat)

Editor : Andi Eka/Andi A Effendy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed