oleh

Kapolsek Tinggimoncong Minta Netizen Hentikan Sebarluaskan Video Aksi Kekerasan Anak di Gowa

GOWA – Kapolsek Tinggimoncong Iptu Hasan Fadhlyh, SH meminta kepada Netizen atau warga agar menghentikan menyebarluaskan video aksi kekerasan anak.

Diketahui, video aksi kekerasan anak yang dilakukan oleh kedua orangtua dan kerabatnya yang menimpa salah satu anak yang terjadi di Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa beberapa hari lalu beredar luas di Media sosial (digroup-group telpon genggam).

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Tinggimoncong Iptu Hasan Fadhlyh, SH meminta netizen untuk berhenti menshare untuk masa depan anak.

“Sekaitan dengan insiden yg terjadi di lembang panai, agar warga dan nitizen untuk berhenti menshare baik berupa dokumentasi maupun video kekerasannya yang mempertontonkan dengan suasana yang tak layak dipertontonkan tanpa gambar anak tersebut di blur, karena akan mempengaruhi psikis anak untuk masa pertumbuhannya,”himbau Kapolsek Tinggimoncong, Iptu Hasan Fadhlyh, SH saat dikonfirmasi, Senin (6/9).

Lanjutanya, begitupun dengan warga sekitar lokasi kejadian, semakin akan trauma dengan kejadian itu.” ungkap Kapolsek.

Dirinya juga beraharap kepada warga agar mempercayakan ke pihak kepolisian untuk proses hukumnya dan saat ini kasus tersebut sementara berjalan di Polres Gowa.

“Kami meminta kepada seluruh warga agar bijak bermedia sosial dan serahkan kasus ini kepada kami dalam hal ini Polres Gowa untuk menangani secara profesional terkait kasus tersebut,” ungkapnya (*)

Editor: Saiful Dg Ngemba / A. Effendy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed