oleh

Terkait Dua Tersangka Baru dalam Kasus Penjualan Pulau Lantigiang Selayar, Ini Penjelasan Kabid Humas Polda Sulsel !

Makassar,Berita Kota Online – Kasus dugaan penjualan Pulau Lantigiang, di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pihak kepolisian menetapkan dua orang sebagai tersangka, Kamis 11 Maret 2021.

Pulau Lantigiang ini masuk dalam wilayah Taman Nasional Taka Bonerate yang dibeli oleh seorang pengusaha, Asdianti Baso yang kini ditetapkan sebagai tersangka bersama Abdullah mantan Kepala Desa Jinato yang membuat dokumen penjualan tanah di pulau tersebut.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan mengatakan, keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka setelah pihak penyidik Polres Selayar melakukan gelar perkara kasus tersebut.

“Jadi perkembangan kasus penjualan Pulau Lantigiang di Kabupaten Selayar, penyidik telah lakukan gelar perkara, hasilnya menetapkan dua tersangka pembeli pulau dan kepala desa yang membuat dokumen palsu,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kamis 11 Maret 2021 malam, seperti dikutif dari Galigo.id

Selanjutnya, kata Kabid Humas keduanya akan kembali menjalani pemeriksaan di Mapolres Selayar sebagai tersangka.

“Terhadap mereka telah dijadwalkan untuk dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka, minggu depan mereka akan dipanggil,” jelasnya.

Kabid Humas Polda Sulsel mengaku belum dapat memastikan apakah akan ada tersangka baru atau tidak.

“Tapi kalau kita lihat kedua orang ini merupakan pemain utama dalam penjualan Pulau Lantigiang ini,” ujarnya.

Dengan bertambahnya dua orang tersangka baru kata Kombes Zulpan sehingga total tersangka dalam perkara dugaan penjualan Pulau Lantigiang ini menjadi tiga orang.

Dimana tersangka yang pertama itu yang menerima uang DP si pembeli, Syamsul Alam, sementara pembeli Pulau Lantigiang, Asdianti Baso dan pembuat dokumen palsu atas lahan di pulau itu, bernama Abdullah.

“Jadi total tersangka sekarang sudah tiga orang,” katanya. (*)

Editor : Fadly Syarif/Andi Eka/AAR.Rakhmansya/ Syamsul Bakhri/Mansur/Saiful Dg Ngemba/H.Sakkar/Asrat Tella/Andi A Effendy
Sumber : Galigo.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed