oleh

Reka Ulang Pembunuhan Istri Di Sokkolia Kab. Gowa Jalani 10 Adegan

Laporan : Herman Taruna dari Gowa

Gowa, Berita Kota Online – Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Istri Nur Aeni (36) dengan tersangka suaminya sendiri Yahya Muda Dg Sibali (24). Saat Rekonstruksi tersangka memperagakan 10 adegan. Rekonstruksi tersebut berlangsung di Polres Gowa jalan Syamsuddin Tunru Kamis (22/10/2020).

Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Istri Nur Aeni (36) dengan tersangka suaminya sendiri Yahya Muda Dg Sibali (24). Saat Rekonstruksi tersangka memperagakan 10 adegan. Rekonstruksi tersebut berlangsung di Polres Gowa jalan Syamsuddin Tunru Kamis (22/10/2020).

Rekonstruksi adegan tersangka tersebut dipimpin Kanit Reskrim Bontomarannu IPDA Arianto Najib dihadiri pula Penyidik Reskrim Polsek Bontomarannu bersama JPU serta penasehat hukum tersangka dilakukan agar keterangan tersangka berkesesuaian dengan kejadian yang sebenarnya.

Kasubbag Humas Polres Gowa AKP. M. Tambunan menerangkan tujuan dilakukannya rekonstruksi tersebut untuk melengkapi berkas acara pemeriksaan sekaligus untuk mencocokkan data-data yang diperoleh penyidik agar setelah dilimpahkan ke kejaksaan tidak ditemukan lagi kejanggalan kekurangan.

“Dari hasil keterangan terhadap pelaku menjelaskan bahwa motif dari kejadian tersebut dikarenakan pelakuYahya Muda Dg Sibali (24) emosi karena diusir oleh korban dari rumah”, terang Kasubbag Humas Polres Gowa AKP. M. Tambunan dalam releasenya kepada Berita Kota Online

Dalam rekonstruksi terungkap korban saat itu menemukan foto tersangka bersama perempuan lain didalam HP tersangka, karena melihat hal itu lalu korban emosi dan sakit hati kemudian merampas handphone tersangka kemudian mengusir tersangka dari rumahnya.

Dari hasil rekonstruksi diketahui bahwa pelaku Yahya Muda Dg Sibali (24) melakukan aksi mencekik leher korban yang merupakan istrinya Per Nur Aeni (36) pada adegan 10 dari 21 adegan yang telah dilakukan.

Pada adegan ke 10 pelaku mencekik leher korban dengan menggunakan kedua tangannya hingga mendengkur lalu mengeluarkan busa pada mulut.

Tidak hanya itu tersangka kemudian
mengambil baju kaos lalu mengikat leher korban lalu mengambil HP dan sepeda motor korban selanjutnya melarikan diri menuju rumah orang tuanya.

Sekitar 8 bulan lamanya pelaku melarikan diri ke Kab Kolaka di Sulawesi tenggara kemudian menyerahkan diri ke pihak Kepolisian pada 02 September 2020, beber Kasubbag Humas Polres Gowa AKP. M. Tambunan.

IPDA Arianto Najib saat dikonfirmasi terkait penyidikan yang telah dilakukan menjelaskan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti.

“Hingga saat ini penyidik telah memintai keterangan dari 9 orang saksi kemudian mengamankan beberapa barang bukti lainnya,” tuturnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 44 (3) UURI No 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Editor : A.AR.Rakhmansya/Andi Eka/Asrat Tella/H.Sakkar/Andi A Effendy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed