Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Perkuat Karakter Pelajar melalui Edukasi Anti Bullying, Kenakalan Remaja, dan Literasi Digital

Citizen Reporter: Maya Dwi Fani.

Makassar, Beritakota Online -Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja bertajuk Law Smart School: Edukasi Anti Bullying, Pencegahan Kenakalan Remaja, dan Bijak Bermedia Sosial di SMP Negeri 2 Suli, Kabupaten Luwu, Rabu (29/7/2026).


Kegiatan dibuka oleh Kepala SMP Negeri 2 Suli, Hasmaraeni, S.Pd., M.Pd., yang mengapresiasi sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter peserta didik.

 

“Kami menyambut baik program ini karena memberikan edukasi yang sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi pelajar saat ini. Semoga nilai-nilai yang diperoleh hari ini dapat diterapkan oleh seluruh siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” ujar Kepala Sekolah SMPN 2 Suli.
Materi disampaikan oleh Maya Dwi Fani selaku penanggung jawab kegiatan dengan membahas bentuk dan dampak bullying, upaya pencegahan kenakalan remaja, serta etika bermedia sosial. Melalui penyampaian interaktif dan studi kasus, siswa diajak membangun lingkungan sekolah yang aman, saling menghargai, serta menjadi pengguna media sosial yang cerdas dan bertanggung jawab.
Kegiatan ditutup dengan diskusi, penayangan video refleksi, pembacaan Deklarasi Anti Bullying, Pencegahan Kenakalan Remaja, dan Bijak Bermedia Sosial, serta cap tangan pada Papan Komitmen SMP Negeri 2 Suli sebagai simbol komitmen bersama.

“Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Kami berharap deklarasi dan cap tangan yang dilakukan para siswa ini tidak hanya sekadar simbolis ataupun formalitas, tapi benar-benar menjadi komitmen yang diwujudkan dalam perilaku sehari-hari untuk menolak segala bentuk bullying, menjauhi kenakalan remaja, dan menggunakan media sosial secara bijak,” ujar Maya Dwi Fani, selaku penanggung jawab kegiatan.

Program ini mendukung pencapaian SDGs Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan karakter dan terciptanya lingkungan belajar yang aman serta inklusif, sekaligus berkontribusi pada SDGs Tujuan 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) dengan menanamkan budaya anti-kekerasan, saling menghormati, dan tanggung jawab dalam kehidupan nyata maupun ruang digital.

Editor : Andi Arya Rachmansyah

src="https://beritakotaonline.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250923_154141.jpg" alt="" width="957" height="1600" /> >

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *