SINJAI, Beritakota Online — Pemerintah Kabupaten Sinjai memberikan dukungan penuh terhadap terobosan hilirisasi teknologi tepat guna yang diinisiasi oleh civitas akademika Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP).

Bertempat di Kantor Bupati Sinjai pada Senin (31/8/2026).
Bupati Sinjai menerima langsung audiensi dari Tim Pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika dan Komputer (HIMATIK) PNUP.
Pertemuan tersebut digelar dalam rangka pemaparan kemajuan program pengabdian bertajuk “Smart Clove-Dryer: Transformasi Digital Pascapanen Cengkeh Berbasis IoT dan Sistem Traceability guna Mewujudkan Desa Mandiri Teknologi di Desa Kanrung, Sinjai Tengah”.
Dalam pertemuan ini, tim mahasiswa yang dipimpin oleh Andi Rafli bersama dosen pendamping Mardawia Mabe Parenreng, S.ST., M.T. melaporkan hasil implementasi nyata di Dusun Mattaju, Desa Kanrung. Berdasarkan temuan awal tim, mayoritas petani setempat masih menjemur hasil panen secara konvensional di atas aspal jalan raya selama 3 hingga 5 hari, yang sangat rentan memicu jamur hitam dan merusak mutu minyak atsiri cengkeh saat hujan pegunungan turun.
Menjawab persoalan tersebut, tim HIMATIK PNUP menghadirkan mesin pengering Smart Clove-Dryer yang terintegrasi sensor IoT. Teknologi ini terbukti memangkas waktu pengeringan secara drastis menjadi 18 hingga 24 jam pada suhu stabil 40°C–50°C, menekan risiko kerusakan akibat jamur, serta meringankan beban fisik angkat-jemur petani hingga 80 persen.
Menanggapi pemaparan tersebut, Ibu Bupati Sinjai menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa bangga atas kepedulian nyata mahasiswa vokasi PNUP terhadap modernisasi sektor perkebunan unggulan Sinjai.
Dalam pernyataannya, Ibu Bupati Sinjai menegaskan:
“Pemerintah Kabupaten Sinjai sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas dedikasi adik-adik mahasiswa HIMATIK PNUP bersama dosen pendamping di Desa Kanrung. Masalah penjemuran cengkeh saat musim hujan dan rendahnya posisi tawar petani adalah persoalan riil di lapangan, dan kehadiran teknologi Smart Clove-Dryer ini menjadi jawaban konkret yang sangat cerdas.
Kami melihat program ini tidak hanya membawa mesin fisik, tetapi membangun ekosistem kemandirian desa yang nyata melalui kolaborasi bersama BUMDes, pelatihan Duta Digital pemuda desa, serta penyusunan modul panduan operasional bagi kelompok tani. Pemerintah daerah tentu siap mendukung keberlanjutan inovasi ini melalui dinas terkait agar ke depan model pertanian cerdas seperti ini dapat terus dikembangkan di sentra-sentra perkebunan cengkeh lainnya di Kabupaten Sinjai.”
Ibu Bupati Sinjai turut mendoakan dan memberikan restu agar Tim PPK Ormawa HIMATIK PNUP dapat meraih hasil maksimal serta sukses mengantarkan Desa Kanrung dan Kabupaten Sinjai meraih prestasi tertinggi di ajang Abdidaya Ormawa 2026.
Editor : Andi Arya Rachmansyah/Andi Eka/Andi A Effendy










