Kapolsek Bantimurung Damaikan Dua Kelompok Remaja Yang Bertikai di Desa Baruga Kecamatan Bantimurung .
Maros-Berita kota online-aksi penyerangan oleh sekelompok pemuda terjadi di desa baruga, kecamatan bantimurung, kabupaten maros, sulawesi selatan, pada selasa malam, 7 april 2026, sekitar pukul 23.47 wita.

peristiwa ini diduga dipicu dendam lama antara kedua kubu ini yang terjadi sekitar dua tahun lalu, hingga akhirnya berujung damai setelah dimediasi pihak kepolisian.
dalam rekaman kamera cctv yang viral di media sosial, terlihat sekitar belasan pemuda mengendarai sepeda motor sambil melakukan penyerangan terhadap warga.
sebagian pelaku bahkan tampak membawa busur, yang membuat warga panik dan berlarian menyelamatkan diri.
usai melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
insiden ini sempat memicu ketegangan dan kepanikan di tengah masyarakat sekitar, beruntung pihak Polsek Bantimurung sigap mengamankan situasi, sehingga perkelahian dua kelompok remaja ini bisa teratasi.
berdasarkan hasil penyelidikan polisi, konflik tersebut berawal dari kasus pengeroyokan yang terjadi dua tahun lalu antara kelompok pemuda dari kecamatan lau dan pemuda desa baruga.
perselisihan kembali memanas saat para pelaku bertemu dengan salah satu pemuda yang diduga terlibat dalam kejadian lama tersebut.
Kapolsek Bantimurung Iptu Usman S.sos menjelaskan, kalua kejadian ini dipicu dendam lama antara kelompok pemuda kelurahan Maccini baji kecamatan Lau dengan warga desa Baruga kecamatan Bantimurung.
Menurut Kapolsek peristiwa berawal saat kelompok pemuda dari kecamatan Lau berkunjung ke desa Baruga, namun salah satu dari mereka dikenali oleh korban pemukulan dua tahun lalu, pertemuan itu berujung aksi kejar-kejaran hingga penyerangan yang terjadi di depan kantor desa baruga.
meski sempat mencekam, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
pasca kejadian, pihak kepolisian sektor bantimurung bersama tokoh masyarakat dan orang tua dari kedua belah pihak langsung melakukan mediasi.
hasilnya, kedua kelompok sepakat menyelesaikan konflik secara kekeluargaan, saling memaafkan, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
kapolsek bantimurung, iptu usman, mengatakan pihaknya segera mengambil langkah cepat untuk meredam konflik agar tidak meluas.
“kami langsung mempertemukan kedua belah pihak bersama tokoh masyarakat dan orang tua masing-masing. alhamdulillah, mereka sepakat berdamai dan tidak mengulangi perbuatannya,” ujar iptu usman.
ia juga mengimbau masyarakat, khususnya kalangan pemuda, untuk tidak mudah terpancing emosi dan mengedepankan penyelesaian secara damai.
“kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang. peran orang tua dan lingkungan sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban.” Harapannya
polisi berharap perdamaian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tidak lagi menyelesaikan masalah dengan kekerasan. masyarakat diimbau untuk menahan diri dan mengutamakan dialog demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif di wilayah kabupaten maros.
( Laporan : Herman)













