Hujan Deras, Ratusan Guru PAUD di Maros Aksi Demo dikantor Dinas Pendidikan dan Kantor DPRD Maros menuntut Jasa Upah Jangan Dihapus.
Maros , Berita kota online- Walaupun diguyur hujan Ratusan pengelola ,kepala sekolah pendidik (Guru) Pendidikan anak usia Dini (PAUD) berbaur menjadi satu berunjuk Rasa di depan kantor Dinas Pendidikan dan Kantor DPRD Kabupaten Maros berlangsung pada Rabu( 25 /2/2026 ).

Pada peserta unras dari Guru ,pengelola Dan kepala sekolah Taman Kanak Kanak (TK ) dan Kelompok bermain (KB) se Kabupaten Maros turun ke jalan menuntut agarJasa Upah Yang sudah berjalan selama beberapa tahun dari Dinas pendidikan maros tetap di pertahankan jangan di hapus demi kesejahteraan pendidik /guru Paud.
Dari ratusan Pengunjuk rasa walaupun dalam kondisi Hujan,juga sementara menjalankan ibadah puasa di hari ke 7di bulan suci Ramadhan tahun 2026 ,menurutnya bukan penghalang namun sebagai penyemangat untuk melaksanakan unjuk rasa menyampaikan orasi.
Fitriani syamsuar S.pd Ketua Forum pendidikan anak usia Dini ( F–PAUD) Kabupaten dalam Orasinya di depan kantor dinas pendidikan dan Kantor DPRD Maros, dengan suara yang keras mengatakan ,bahwa perjuangan mereka sebagai guru Paud bukan untuk membanding bandingkan dengan pihak lain melainkan untuk menegaskan ,bahwa pekerjaan guru Paud adalah nyata dan memiliki perang penting dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini.dan sampai saat ini upah yang di terima guru Paud memang tidak sama dengan guru Taman kanak Kanak (TK ) Negeri memperoleh Upah RP 1 juta perbulan , TK swasta Rp 700 ribu, guru (KB ) kelompok bermain Rp 600 ribu dan kader Holistik integratif Rp 500 ribu perbulan. Semua itu adalah satu sumber penghasilan bagi guru Paud selama ini.
Selanjutnya,forum PAUD telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP)bersama DPRD kabupaten Maros tapi tidak ada kepastian untuk pembayaran upah untuk tahun 2026.
para guru paud berharap pemerintah daerah memberikan solusi yang nyata agar bisa di anggarkan kembali jasa upah untuk guru paud.jelas Fitri.
HJ Haeriah (Anggota DPRD) Maros dalam penyampaiannya di depan unjuk rasa mengatakan bahwa saya memberikan apresiasi dan atensi yang luar biasa kepada para pejuang paud di kabupaten Maros yang hadir saat ini tidak mengenal hujan tidak mengenal puasa ,tetapi rela semua datang untuk menyampaikan aspirasinya di gedung DPDR ini ucapnya.
Lanjut ,saya secara pribadi dan lembaga memberikan aspirasi yang luar biasa kepada saudara saudaraku semua. Apa yang saudara saudaraku perjuangkan ini insyaallah akan kami tindak lanjuti .
Pemerintah kabupaten maros jauh sebelumnya sudah menganggarkan hal ini .tetapi karena ada regulasi dari pusat yang tidak menganggarkan kami untuk saat ini. Sehingga apa yang saudara saudara sampaikan akan kami teruskan dan tindaklanjuti ke Mendiknas dan kementerian dalam negeri untuk mendapat perhatian serius .ucap Hj Haeriah.
Usai memberikan penjelasan semua Peserta unjuk rasa yang jumlahnya ratusan orang menuju ke ruang Aspirasi Gedung DPRD Maros.
Dalam aksi unjuk rasa di kantor dinas pendidikan dan kebudayaan Maros di terima oleh kabid Paud dan PNF Halijah Hamdali sedangkan di Kantor DPRD Maros di terima Hj Haeriah.H.Muh Rahim, Dan kadis pendidikan Maros Andi wandi Pangeran Bangsawan Pabokori.
Pada aksi unras dari paud sekabupaten Maros dikawal ketat oleh kepolisian dari Polsek Turikale,polres Maros dan Sat Pol PP kabupaten Maros.
(Syamsulbakhri.AS/Herman )










