Balai Diklat Keagamaan Makassar Laksanakan penyembelihan hewan Kurban pada Idul adha 1446 Hijriah
Makassar. Berita kota online…Balai Diklat Keagamaan( BDK ) Makassar melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 4 ekor sapi dan 1 ekor kambing pada Idul Adha 1446 Hijriah

Pemotongan hewan kurban ini dimulai usai salat Idul Adha hingga masuk salat Jumat dan pemotongan hewan kurban kembali akan dilanjutkan usia salat Jumat.
Hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi pegawai, Widyaiswara serta dari mitra Bdk Makassar.
Ketua Panitia qurban bdk Makassar, Dr Salman mengatakan peserta qurban kali ini semuanya berkelompok.Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian tradisi tahunan bdk makassar dalam menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial.
“Selain menjalankan syariat Islam, kegiatan ini menjadi sarana membangun solidaritas dengan masyarakat sekitar balai diklat keagamaan makassar,” ujarnya.
Kepala Balai Diklat Keagamaan Makassar Hj.Milawati yang dikonfirmasi di lokasi pemotongan hewan qurban, mengatakan balai diklat keagamaan makassar melalui Babinrois kembali melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian hewan qurban pada Idul Adha tahun ini.
Dikatakan sebanyak 4 ekor sapi dan 1 ekor kambing dikurbankan oleh balai diklat keagamaan Makassar dan sumbangan warga.
Milawati menyampaikan apresiasi kepada Babinrois dan panitia serta warga yang memilih bdk Makassar sebagai tempat pelaksanaan ibadah kurban. Babinrois bertugas mulai dari menerima hewan kurban, menyembelih, hingga mendistribusikannya kepada masyarakat yang berhak.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, sistem distribusi dilakukan melalui pendataan kepada warga, dengan diidentifikasi sebagai penerima. “Cara yg distribusinya adalah panitia mengantarkan kepada orang-orang yang berhak,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan, dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah hewan kurban tahun ini meningkat. “Kalau tahun lalu 3 ekor sapi, tahun ini alhamdulillah terkumpul 4 ekor sapi dan 1 ekor kambing katanya.⁶
Ke depan, bdk makassar berharap dapat melibatkan lebih banyak PEGAWAI dan Widyaiswara dalam pelaksanaan qurban . “Kita ingin setara antara pegawai dan karyawan, bisa dibagi dalam kelompok sehingga partisipasi dapat meningkat,” ujarnya (Humas BDK) Syamsulbakhri.AS.










