oleh

Mengenai Kawasan Destinasi Wisata Kabupaten Buton, ini kata Kadis Pariwisata

Takawa-Buton berita kota online-Selasa, 29 september 2020 berita kota online sempat menemui kadis pariwisata Rusdinudin, Mpd selain wawancara mengenai quota bantuan tunai dari pemerintah provinsi sulawesi tenggara yang akan di salurkan oleh dinas pariwisata kabupaten buton untuk warung – warung kecil yang terdampak wabah covid-19 yang berada di wilayah destinasi wisata menjelaskan untuk saat ini bantuan belum di cairkan dari provinsi, meskipun tim survey dari provinsi dan kabupaten sudah di lakukan namun masih menunggu veririkasi, inbuhnya

Berita kota online juga wawancara mengenai pariwisata di kabupaten buton menurut kadis Rusdinudin, Mpd untuk destinasi wisata akan mencoba menkonekkan kebijakan kementrian pariwisata RI yang menggunakan pola 3 A untuk destinasi ( aksesbilitas, amenitas, aparas ) lanjut menjelaskan bahwa sperti amenitas mengenai kenyamanan pengunjung dan aksesbilitas seperti jalan yang layak yang akan di lalui pengunjung/ wisatawan lokal dan luar.

untuk saat ini kementrian pariwisata RI mempetakan destinasi wisata berbasis kawasan untuk pembangunan dan kami juga di buton memetakan seperti wabula masuk kawasan berbasis budaya dan kerajinan seperti kerajinan tenun dan tikar yang masih kental di wilayah itu sampai saat ini.

Dan untuk wilayah kota dinas pariwisata akan kembangkan wisata bahari yang berbasis kuliner karena rata – rata pelaku usaha menempati wilayah teluk Termasuk yang ada di kawasan takawa, tandasnya.

Untuk Hutan lambusango yang berada di wilayah kapontori juga masuk wilayah destinasi wisata yang mempunyai minat khusus seperti edukasi, tracking, hicking, camping serta yang menyukai petualangan dan lain – lain serta untuk hutan lambusango yang mempunyai beberapa species hewan langka yang berada di hutan / yang tidak di miliki oleh wilayah lain seperti burung dan hewan langka lainnya tentu akan menarik jika di jajaki wisatawan lokal dan luar.

Mengenai target utama dari pariwisata kadis menjelaskan bahwa kami menginginkan adanya peningkatan kunjungan dan pengunjung bisa betah dan berlama-lama tinggal di buton agar pendapatan masyarakat setempat bisa meningkat serta wisatawan – wisatawan dapat menemukan souvenir- souvenir menarik yang berasal dari kabupaten buton yang tentunya akan menjadi perhatian khusus dari pemda khususnya dinas pariwisata untuk pengembangan destinasi wisata.

Untuk saat dinas pariwasata mengadakan pelatihan dan menggandeng beberapa instansi seperti dinas perindustrian, dinas kesehatan, dinas lingkungan hidup, serta dekranas tak lain untuk bekerja sama untuk meningkatkan kemajuan di bidang pariwisata di kabupaten buton sesuai alur masing- masing yang akan di tanganinya untuk menyongsong wangsa pasar tahun 2020-2021

Berita kota online juga wawancara mengenai pariwisata di kabupaten buton menurut kadis Rusdinudin, Mpd untuk destinasi wisata akan mencoba menkonekkan kebijakan kementrian pariwisata RI yang menggunakan pola 3 A untuk destinasi ( aksesbilitas, amenitas, aparas ) lanjut menjelaskan bahwa sperti amenitas mengenai kenyamanan pengunjung dan aksesbilitas seperti jalan yang layak yang akan di lalui pengunjung/ wisatawan lokal dan luar.

untuk saat ini kementrian pariwisata RI mempetakan destinasi wisata berbasis kawasan untuk pembangunan dan kami juga di buton memetakan seperti wabula masuk kawasan berbasis budaya dan kerajinan seperti kerajinan tenun dan tikar yang masih kental di wilayah itu sampai saat ini.

Dan untuk wilayah kota dinas pariwisata akan kembangkan wisata bahari yang berbasis kuliner karena rata – rata pelaku usaha menempati wilayah teluk Termasuk yang ada di kawasan takawa, tandasnya.

Untuk Hutan lambusango yang berada di wilayah kapontori juga masuk wilayah destinasi wisata yang mempunyai minat khusus seperti edukasi, tracking, hicking, camping serta yang menyukai petualangan dan lain – lain serta untuk hutan lambusango yang mempunyai beberapa species hewan langka yang berada di hutan / yang tidak di miliki oleh wilayah lain seperti burung dan hewan langka lainnya tentu akan menarik jika di jajaki wisatawan lokal dan luar.

Mengenai target utama dari pariwisata kadis menjelaskan bahwa kami menginginkan adanya peningkatan kunjungan dan pengunjung bisa betah dan berlama-lama tinggal di buton agar pendapatan masyarakat setempat bisa meningkat serta wisatawan – wisatawan dapat menemukan souvenir- souvenir menarik yang berasal dari kabupaten buton yang tentunya akan menjadi perhatian khusus dari pemda khususnya dinas pariwisata untuk pengembangan destinasi wisata.

Untuk saat dinas pariwasata mengadakan pelatihan dan menggandeng beberapa instansi seperti dinas perindustrian, dinas kesehatan, dinas lingkungan hidup, serta dekranas tak lain untuk bekerja sama untuk meningkatkan kemajuan di bidang pariwisata di kabupaten buton sesuai alur masing- masing yang akan di tanganinya untuk menyongsong wangsa pasar tahun 2020-2021.

Laporan : Muh Hasyim
Editor : Moh Amir D/Umar Dany/Asrat Tella)Saiful Dg Ngemba/Andi A Effendy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed