Mahasiswa KKN Unhas Gelar GEMAS, Edukasi Pengolahan Sampah Organik di Kelurahan Katimbang

Makassar, Beritakota Online -Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Zero Waste Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program GEMAS (Gerakan Mengolah Sampah Organik) bagi 21 ibu rumah tangga di rumah Sahreani, Ketua RT 06/RW 05, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Kamis (23/07/2026), mulai pukul 15.30 WITA. Kegiatan ini mengedukasi warga tentang pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi kompos menggunakan ember tumpuk.

Program tersebut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab . Peserta menerima materi mengenai jenis sampah organik, manfaat kompos, dan tahapan penggunaan ember tumpuk. Setelah penyampaian materi, mahasiswa KKN mendampingi peserta melakukan praktik pengolahan sampah secara langsung.

Penanggung jawab program, Ahmad Faiz Izzulhaq Mashudi, menjelaskan bahwa GEMAS dirancang untuk membangun kebiasaan mengelola sampah dari tingkat rumah tangga.

Sampah sisa dapur yang biasanya dibuang dapat dimanfaatkan menjadi pupuk untuk tanaman dan kegiatan urban farming.

“Melalui GEMAS, kami ingin menunjukkan bahwa sampah organik rumah tangga dapat diolah dengan cara sederhana. Ember tumpuk membantu warga menghasilkan kompos yang bermanfaat sekaligus mengurangi sampah yang dibuang ke lingkungan,” ujar Ahmad Faiz Izzulhaq Mashudi.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan mahasiswa KKN dan warga RT 06/RW 05, khususnya para ibu rumah tangga. Sahreani mengapresiasi program tersebut karena memberikan pengetahuan sekaligus pengalaman praktik kepada masyarakat.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami belajar langsung mengolah sampah organik menjadi kompos. Semoga cara ini dapat diterapkan secara rutin di rumah masing-masing agar lingkungan lebih bersih dan pupuknya dapat digunakan untuk tanaman,” tutur Sahreani.

Melalui GEMAS, mahasiswa KKN berharap peserta mampu mengolah sampah organik secara mandiri dan berkelanjutan. Kompos yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk tanaman maupun urban farming, sehingga sampah berkurang dan masyarakat memperoleh manfaat langsung.

Pemanfaatan kompos diharapkan mendukung penghijauan lingkungan dan mendorong kebiasaan hidup bertanggung jawab.

Editor : Andi Arya Rachmansyah

src="https://beritakotaonline.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250923_154141.jpg" alt="" width="957" height="1600" /> >

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *