Sambut Ramadhan 1447 H, Kepala BPOM Prof dr Taruna Ikrar Berikan 300 Bingkisan Santunan Untuk Karyawan BPOM RI

 

Prof dr Taruna Ikrar : Puasa dan Proses Ilmiah dalam Tubuh

Jakarta, Beritakota Online – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyambut Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar kajian keagamaan serta pemberian santunan kepada para petugas kebersihan, satpam, sopir, dan pramusaji di lingkungan kantor. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Bhineka Tunggal Ika BPOM, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, mengatakan Ramadan bukan hanya momentum spiritual pribadi, tetapi juga kesempatan lembaga untuk memperkuat empati sosial.

“BPOM berdiri bukan hanya oleh pejabat dan tenaga profesional, tetapi juga oleh orang-orang yang setiap hari memastikan kantor tetap bersih, aman, dan berjalan. Ramadan adalah waktu terbaik untuk menghormati dan berbagi kepada mereka,” ujar Taruna Ikrar.

Dalam kajian menyambut Ramadan tersebut, BPOM menghadirkan Ustadz Nur Maulana yang diikuti jajaran pegawai secara luring dan daring di seluruh Indonesia.

Puasa dan Proses Ilmiah dalam Tubuh

Dalam kesempatan itu, Taruna Ikrar menekankan bahwa perintah puasa dalam Al-Qur’an, khususnya Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183, tidak hanya berdimensi ibadah, tetapi juga memiliki hikmah besar bagi kesehatan tubuh dan peningkatan ketakwaan.

Ia memaparkan, dari sudut pandang kesehatan dan neurosains, puasa selama kurang lebih 16 jam memicu sejumlah proses fisiologis penting di dalam tubuh.

Proses pertama adalah glikolisis, yakni pemecahan glukosa. Dalam delapan jam pertama, tubuh menggunakan cadangan energi dari makanan sahur. Setelah itu, ketika tidak ada lagi asupan makanan, tubuh mulai memanfaatkan cadangan lemak sebagai sumber energi.

“Proses ini membantu membersihkan pembuluh darah dari simpanan yang berpotensi menjadi sumber penyakit,” jelasnya.

Proses berikutnya adalah autofagi, yaitu mekanisme tubuh membuang sel-sel rusak dan menggantinya dengan sel baru melalui regenerasi. Mekanisme ini dinilai berkontribusi dalam mencegah berbagai penyakit metabolik seperti obesitas, diabetes, penyakit degeneratif, termasuk kanker dan penyakit jantung koroner.

Menurutnya, puasa juga berdampak positif bagi kesehatan otak karena proses regenerasi sel dan perbaikan metabolisme turut mendukung fungsi kognitif yang lebih optimal.

Taruna Ikrar berharap kegiatan tersebut menjadi budaya baru di BPOM sebagai lembaga pengawas yang tidak hanya kuat dalam sains dan regulasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

“Ramadan bukan hanya datangnya bulan, tetapi datangnya kesempatan. Kita siapkan hati sebelum tubuh berpuasa,” tuturnya.

Pesan Sambut Ramadan dan Keutamaan Lailatul Qadar

Dalam tausiyahnya, Ustadz Nur Maulana mengingatkan bahwa persiapan Ramadan harus dimulai dari hati sebelum fisik berpuasa. Ia menyampaikan pesan hikmah menyambut 1 Ramadan yang ditetapkan pemerintah melalui sidang isbat pada 17 Februari dengan pemantauan hilal di 124 titik.

Ia mengajak umat Islam untuk melakukan sujud syukur dengan membaca tasbih lengkap 11 kali sebagai bentuk rasa syukur dipertemukan kembali dengan Ramadan, mengangkat tangan berdoa memohon kekuatan beribadah, serta memperbarui niat puasa setiap malam sebelum Subuh.

“Ya Allah berikan aku rezeki untuk menjalankan ibadah di bulan Ramadan. Berniat puasa sebulan penuh karena Allah Ta’ala, serta menyambut malam pertama dengan ucapan Marhaban Ya Ramadan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan keutamaan Lailatul Qadar yang nilainya setara dengan ibadah lebih dari 1.000 bulan atau sekitar 83 tahun 4 bulan.

Santunan untuk 300 Pekerja Senyap

Pada kegiatan tersebut, BPOM turut memberikan santunan kepada sekitar 300 pekerja pendukung, termasuk petugas kebersihan, satpam, sopir, dan pramusaji. Mereka menerima paket kebutuhan Ramadan dan santunan secara langsung dari pimpinan BPOM.

Sejumlah penerima mengaku terharu karena baru pertama kali merasakan perhatian khusus dalam acara resmi lembaga. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan BPOM menjelang Ramadan 1447 H.

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Ucap Kepala BPOM RI Prof dr Taruna Ikrar , Bersama Pejabat dan Karyawan BPOM usai Kajian Islam .

Editor : Andi Eka/A.Ahmad Effendy

Sumber : Kronologi.id

src="https://beritakotaonline.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250923_154141.jpg" alt="" width="957" height="1600" /> >

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *