Pemkab Konawe Perkuat Hortikultura, SL Tematik Terong di Sampara Berujung Panen Raya Spektakuler

Pemkab Konawe Perkuat Hortikultura, SL Tematik Terong di Sampara Berujung Panen Raya Spektakuler

Editor : Muh Amir D/Umar Dany/Andi A Effendy

Sampara,Konawe ,Beritakota Online– 15 November 2025 Pemerintah Kabupaten Konawe terus memperkuat sektor pertanian dan hortikultura melalui pelaksanaan Kursus Tani Sekolah Lapang (SL) Tematik Budidaya Terong. Program strategis yang digagas oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kabupaten Konawe sejak awal 2025 ini diikuti perwakilan 10 kelompok tani dari berbagai desa di Kecamatan Sampara.

Kegiatan Sekolah Lapang yang dipusatkan di Desa Andaroa tersebut dirancang sebagai bentuk pendampingan intensif dan aplikatif bagi petani. Melalui metode SL, petani belajar langsung di lahan praktik, memadukan teori dan praktik lapangan, sekaligus melakukan evaluasi hasil secara berkelanjutan guna meningkatkan produktivitas dan kualitas panen.

Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Sampara, Edy Siswanto, S.P., M.P., menjelaskan bahwa Sekolah Lapang Tematik Budidaya Terong menitikberatkan pada tiga aspek utama, yakni Pengendalian Hama Terpadu (PHT), penggunaan varietas unggul adaptif bernilai ekonomi tinggi, serta penanganan pascapanen yang tepat.

“Melalui Sekolah Lapang ini, petani tidak hanya belajar cara menanam, tetapi juga menguasai manajemen risiko budidaya secara menyeluruh. Fokus PHT diharapkan mampu menekan penggunaan pestisida kimia sehingga menghasilkan terong yang lebih sehat, aman dikonsumsi, dan bernilai jual tinggi,” ujar Edy.

Ia menambahkan, penerapan PHT juga sejalan dengan upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan dan berdaya saing.

Desa Andaroa dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki potensi lahan yang memadai serta antusiasme tinggi dari kelompok tani dalam mengadopsi teknologi pertanian. Sepuluh kelompok tani peserta SL Tematik ini diharapkan mampu menjadi role model bagi kelompok tani lain di Kecamatan Sampara.

“Harapan kami, keberhasilan Sekolah Lapang ini dapat mendorong peningkatan swasembada sayuran, memperkuat ketahanan pangan lokal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani,” tambah Edy.

Panen Raya Terong Ungu dan Farm Field Day

Rangkaian Sekolah Lapang Tematik ini mencapai puncaknya pada Panen Raya Terong Ungu yang dirangkaikan dengan kegiatan Farm Field Day (FFD) yang digelar oleh BPP Kecamatan Sampara pada 15 Desember 2025 di Desa Andaroa. Kegiatan ini menjadi ajang penting dan strategis, bukan sekadar seremonial panen, melainkan platform demonstrasi nyata atas keberhasilan petani dalam menerapkan teknologi budidaya terong mutakhir.

Kegiatan FFD dihadiri oleh Koordinator Penyuluh Kabupaten Konawe, Hj. Yassir Arafat, S.P., M.Si, jajaran penyuluh pertanian, pemerintah desa, serta tamu undangan lainnya. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, sebelum dilanjutkan dengan panen bersama dan diskusi teknis di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Yassir Arafat menegaskan bahwa Farm Field Day menjadi sarana pembelajaran efektif bagi petani untuk melihat langsung perbandingan hasil budidaya berbasis teknologi dengan cara konvensional.

Kepala Desa Andaroa, Talib, mengapresiasi penuh pelaksanaan Sekolah Lapang Tematik Budidaya Terong di wilayahnya. Menurutnya, program ini membawa perubahan nyata terhadap pengetahuan dan keterampilan petani.

“Sebelumnya masyarakat belum memahami budidaya terong secara efisien dan modern. Alhamdulillah, melalui Sekolah Lapang ini, kelompok tani sudah menguasai teknik budidaya yang baik dan siap mengembangkannya,” ungkap Talib.

Sekolah Lapang Tematik Budidaya Terong dilaksanakan secara bertahap sepanjang 2025 melalui pertemuan rutin di lahan praktik dan evaluasi hasil panen. Program serupa juga telah dilaksanakan di 28 kecamatan lainnya di Kabupaten Konawe dengan fokus komoditas berbeda, seperti cabai di Kecamatan Besulutu.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Konawe menargetkan lahirnya petani modern yang produktif, berwawasan lingkungan, dan memiliki daya saing tinggi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah dan kontribusi sektor pertanian terhadap pembangunan ekonomi lokal.

Laporan : Jumalin

src="https://beritakotaonline.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250923_154141.jpg" alt="" width="957" height="1600" /> >

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *