Por Pelajar tingkat SMP dan Mts Resmi dibuka, di ikuti 34 sekolah.

Por Pelajar tingkat SMP dan Mts Resmi dibuka, di ikuti 34 sekolah.

Maros, Kabar polisi  — Ratusan siswa SMP dan Mts berlaga di ajang por pelajar sekabupaten Maros, berlangsung selama lima hari, dari tanggal 20 -25 Oktober 2026 bertempat di SMP 5 Mandai.

Dalam por pelajar ini mempertandingkan dua cabang olah raga, yakni bola voli putra/Putri dan sepak takraw. hajatan ini di inisiasi oleh MGMP / PJOk kabupaten Maros bekerja sama dengan dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Maros.

Ketua MGMP PJOk kabupaten Maros Ristanto S.pd mengatakan, por pelajar kali ini di ikuti ratusan siswa/ siswi SMP dan Mts sekabupaten Maros, yang terlibat panitia di kegiatan ini para guru oleh raga di SMP.

Menurut Ristanto , dipilihnya smp 5 Mandai ini karena dinilai sangat memenuhi syarat sarana olahraganya, berharap kedepannya ada sekolah lainnya bersedia jadi tuan rumah pada por pelajar berikutnya.

Sementara ketua panitia Muh.Arbil S.Pd menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini bisa berjalan lancar, terutama dukungan dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Maros.

Disampaikan juga por pelajar tingkat SMP dan Mts sekabupaten Maros ini dalam rangka hari sumpah pemuda, dengan mengusung tema ” dengan semangat sumpah pemuda , bersatu dalam sportivitas , bergerak untuk presentasi, berkarya untuk negeri.

Por pelajar ini dibuka oleh Jamaluddin kepala bidang pembinaan SMP mewakili kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Maros,

Jamaluddin dalam sambutannya mengatakan, por pelajar tahun ini ada peningkatan peserta dibanding dengan por pelajar sebelumnya, menurutnya ini suatu langkah maju dalam pembinaan olah raga.

Dia juga berharap ajang ini bukan sekedar seremonial belaka, tapi ada hasil yang dicapai dalam por pelajar ini, mari jadikan kompetisi ini menjadi ajang pencarian bibit berbakat dicabor bola voli dan sepak takraw.

Kami berharap lewat por pelajar ini menjadi ajang silaturrahmi antara para atlet perwakilan sekolah masing-masing, dalam suatu kompetisi pasti ada kalah dan menang, dan paling penting tetap jaga persatuan dan junjung nilai sportivitas ” pangkas Jamaluddin.

( Herman/Syamsul Bakhri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *