Angin Puting Beliung Di Romang Polong Gowa Hanya Berlangsung 5 menit Memporak-porandakan 5 Rumah Warga

Gowa, Beritakota Online -Bencana Angin Puting beliung yang terjadi di  kelurahan Romang Polong  Kabupaten Gowa terjadi  Subuh dini hari  pukul 04 45 Wita , Kamis ( 05/03/2026), tak kurang hanya berlangsung 5 menit dapat memporak porandakan 5 rumah Warga .

Menurut Ramli  Warga Perumahan Saumata Indah ini mengatakan Angin Puting beliung yang sangat kuat 5 menit saja sudah cukup untuk menghancurkan 5 rumah, itu benar-benar sangat cepat dan merusak namun tidak ada korban jiwa, katanya.

Selain itu Sam  warga lain yang terdampak mengatakan bahwa tidak ada persiapan dan sama sekali tidak menyangka begitu cepat datang dan kencang luar biasa angin puting beliung menghancurkan 5 rumah warga, termasuk pohon juga banyak yang tumbang.

Warga yang terdampak puting beliung ini berada di RT 003 RW 006 Perumahan Saumata Indah Kel.Romang Polong Kec.Somba Opu Kab.Gowa ,ujarnya.

Selanjutnya warga terdampak semua berharap agar ada bantuan dari Pemerintah dalam bentuk apapun katanya. Warga yang habis beterbangan sengnya mengatakan dengan terpaksa kami numpang sementara tidur di rumah tetangga ungkapnya!Puting beliung memang bisa sangat berbahaya dan tidak terduga, jadi kita harus selalu waspada dan siap siaga.

Harapan warga segera terkabul Warga yang terdampak puting beliung itu pasti sangat ingin kembali ke rumah mereka dan menjalani kehidupan normal. Perbaikan rumah yang cepat dan bantuan dari pemerintah sangat diharapkan.

Semoga rumahnya bisa diperbaiki secepatnya agar dapat kembali berkumpul dan tidur di rumah sendiri itu sangat menyentuh hati. Semoga ada juga pihak lain yang peduli dan membantu warga yang terdampak ini.

Sekali lagi warga sangat berharap agar rumahnya bisa diperbaiki secepatnya agar dapat kembali berkumpul dan tidur di rumah sendiri tegasnya!

Dan diharapkan kepada Pemkab Gowa untuk turun melihat langsung rumah warga yang hancur dihantam Angin Puting Beliung ini, harap Sam

Laporan : Andi Syamsuryadi

Editor : Samson Paroki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *