Ketua Umum LSDI : Indonesia Bisa Maju Dan Sejahtera Harus Dimulai Dari Desa Dan Kelurahan
Makassar, Beritakota Online— Ketua Umum Lembaga Sinergi Desa Indonesia (LSDI), Sofian, menegaskan bahwa kemajuan dan kesejahteraan Indonesia harus dibangun mulai dari desa dan kelurahan. Menurutnya, desa memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), mengembangkan penguasaan teknologi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Indonesia tidak akan maju secara merata apabila desa dan kelurahan masih tertinggal dalam akses pendidikan, penguasaan teknologi, pendampingan pertanian, dan pengembangan peternakan. Oleh karena itu, pembangunan desa harus menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan Indonesia yang mandiri, produktif, dan sejahtera.
“Jangan biarkan anak-anak desa hanya menjadi penonton ketika dunia bergerak maju melalui ilmu pengetahuan dan teknologi. Mereka harus memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berinovasi, menguasai teknologi, dan menjadi pelaku kemajuan bangsa,” tegas Sofian.
Untuk mewujudkan desa yang mandiri, produktif, dan sejahtera, LSDI mendorong empat langkah strategis yang perlu mendapat perhatian bersama.
Pertama, memperkuat ketahanan pangan berbasis teknologi mulai dari desa dan kelurahan. Ketahanan pangan nasional harus dibangun dari tingkat paling dasar, yaitu desa dan kelurahan. Pemanfaatan teknologi perlu diperkuat agar masyarakat mampu meningkatkan produktivitas, mengoptimalkan potensi lokal, dan mendukung kemandirian pangan nasional.
Kedua, meningkatkan pendidikan dan kualitas sumber daya manusia berbasis teknologi. Anak-anak dan generasi muda di desa harus mendapatkan kesempatan untuk mengenal ilmu pengetahuan, mempelajari teknologi, serta mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan pada masa depan. Pendidikan dan peningkatan kapasitas SDM merupakan fondasi penting agar masyarakat desa tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu menjadi pelaku inovasi dan kemajuan teknologi.
Ketiga, mendorong pertanian cerdas melalui pendampingan kepada petani. Petani di desa dan kelurahan perlu mendapatkan pendampingan, akses pengetahuan, serta pemanfaatan teknologi pertanian yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi risiko gagal panen, memperkuat pendapatan petani, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Keempat, mengembangkan peternakan berbasis teknologi melalui pemanfaatan TETASCO. LSDI mendorong pengenalan dan pendampingan teknologi penetasan telur berbasis Internet of Things (IoT) melalui TETASCO agar peternak di desa dan kelurahan dapat mengenal, menggunakan, serta memanfaatkan teknologi dalam kegiatan usahanya. Dengan demikian, teknologi tidak hanya menjadi pengetahuan yang didengar masyarakat, tetapi juga menjadi sarana nyata untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha peternakan.
Sofian menegaskan bahwa LSDI ingin mengambil bagian dalam pembangunan nasional melalui pemberdayaan masyarakat, penguatan kapasitas SDM, pemanfaatan teknologi, serta pendampingan sektor pertanian dan peternakan. Untuk itu, LSDI membuka ruang sinergi dan kerja sama dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan di daerah.
“Kami tidak ingin hanya berbicara tentang pembangunan desa. Kami ingin mengambil bagian nyata dalam mendorong perubahan, mendampingi petani, meningkatkan kemampuan masyarakat, memperkenalkan teknologi, dan membangun kemandirian desa. Kami berharap LSDI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan desa dan kelurahan melalui program-program yang nyata, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Sofian.
Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk menyatukan langkah dan memberikan perhatian lebih besar terhadap pembangunan desa dan kelurahan.
“Jika kita ingin Indonesia maju, mari kita perkuat desa. Jika kita ingin masyarakat sejahtera, mari kita tingkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat. Jika kita ingin ketahanan pangan nasional semakin kuat, mari kita bangun dari desa. Sebab, masa depan Indonesia tidak dapat dipisahkan dari kemajuan desa dan kelurahan,” tutup Sofian.
DARI DESA UNTUK INDONESIA, BERSINERGI DALAM KARYA, MENGABDI DENGAN HATI, MEMBANGUN NEGERI.
Sofian (Ketua UmumLembaga Sinergi Desa Indonesia (LSDI)
Editor :Andi Arya Rachmansyah
Sumber : Relis LSDI







