Makassar, Beritakota Online – Pembangunan Masjid Hijrah Fisabilillah resmi ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat dalam mewujudkan sarana ibadah yang representatif sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat. 11 Oktober 2026.

Prosesi peletakan batu pertama tersebut dihadiri oleh Moh. Syarief, S.STP., M.Si., selaku Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Makassar, bersama unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

Turut hadir Camat Manggala Rahmat, S.TP., M.Si Lurah Biring Romang Mariyani, S.Sos., M.Si., para Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kecamatan Manggala, serta Ketua LPM Kelurahan Biring Romang, Abd Rahman, S.IP., M.AP. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan keterlibatan berbagai unsur dalam mendukung pembangunan fasilitas keagamaan di lingkungan masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolsek Tamalate serta tokoh masyarakat, Bapak H. Muhammad Idris, S.H., M.H. Sejumlah Ketua RW di wilayah Kelurahan Biring Romang turut hadir untuk menyaksikan secara langsung dimulainya pembangunan masjid yang diharapkan menjadi kebanggaan warga setempat.
Peletakan batu pertama bukan sekadar seremoni pembangunan fisik, melainkan juga menjadi simbol dimulainya ikhtiar bersama dalam menghadirkan tempat ibadah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk melaksanakan salat berjamaah, kegiatan keagamaan, pendidikan Al-Qur’an, serta berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan.
Dalam konteks pembangunan masyarakat, keberadaan masjid memiliki peran strategis yang tidak hanya terbatas pada fungsi ritual keagamaan. Masjid juga dapat menjadi pusat pembinaan generasi muda, penguatan solidaritas sosial, dan pengembangan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran unsur pemerintah, tokoh masyarakat, pengurus LPM, serta para Ketua RW dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari semangat gotong royong. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu mendorong proses pembangunan berjalan dengan baik, sesuai perencanaan, serta mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.
Ketua LPM Kelurahan Biring Romang, Abd Rahman, S.IP., M.AP., menjadi salah satu unsur masyarakat yang hadir dalam momentum tersebut. Keterlibatan lembaga kemasyarakatan diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan koordinasi antara warga, pengurus lingkungan, dan pemerintah dalam mendukung pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Bagi warga, pembangunan Masjid Hijrah Fisabilillah diharapkan menjadi langkah awal untuk menghadirkan lingkungan yang semakin religius, harmonis, dan memiliki ruang bersama untuk mempererat hubungan antarsesama. Dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting agar pembangunan dapat terlaksana secara berkelanjutan.
Momentum peletakan batu pertama ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan rumah ibadah membutuhkan semangat kebersamaan, keikhlasan, dan tanggung jawab bersama. Partisipasi berbagai elemen masyarakat diharapkan terus terjaga, mulai dari tahap pembangunan hingga masjid nantinya dapat digunakan untuk kegiatan ibadah dan pembinaan umat.
Dengan dimulainya pembangunan Masjid Hijrah Fisabilillah, masyarakat menaruh harapan agar rumah ibadah tersebut kelak menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang terbuka bagi warga. Lebih dari sekadar bangunan, masjid ini diharapkan menjadi tempat tumbuhnya persaudaraan, kepedulian, serta semangat gotong royong bagi masyarakat Kelurahan Biring Romang dan sekitarnya.
Pembangunan Masjid Hijrah Fisabilillah menjadi wujud ikhtiar bersama dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan kepedulian sosial melalui semangat kebersamaan.
Laporan : H.Akbar Mustafa
Editor : Muh Aris /Andi Arya







