16 November 2019

Merasa Dirugikan BPJS dan BKPM Makassar, Keluarga Pasien Lapor ke LPHS

3 - Mar - 2018 | 15:52 | by:
Merasa Dirugikan BPJS dan BKPM Makassar, Keluarga Pasien Lapor ke LPHS

Makassar, Beritakota Online – Keluarga pasien penderita paru-paru Surniati (49) tahun asal kabupaten Gowa Sulawesi selatan, Syarifuddin Dg Sila  mengadukan Pelayanan Balai besar kesehatan Paru masyarakat Makassar dan BPJS  ke Lembaga  perlindungan hak-hak sipil (LPHS) Makassar Sabtu 03/02/2018.

Ketua LPHS Makassar, Djaya Jumain membenarkan adanya laporan keluarga pasien  yang merasa di rugikan, di mana pasien pemegang BPJS kelas 2 di tempatkan di kelas 3 sejak masuk pada tanggal 25 Februari dan kembali pada tanggal 28 Februari 2018 dan keluarga pasien juga di minta beli obat di luar apotik dengan alasan tidak  di tanggung BPJS.

“Seharusnya pihak BPJS dan Balai besar paru menempatkan pasien sesuai kelasnya dan tidak memberatkan pasien untuk membeli obat di luar apotik rumah sakit karena pasien telah di bebani membayar tiap bulannya sebagai kewajiban pemegang BPJS kelas 2 dan seharusnya dokter memberikan resep obat sama yang ada di apotik dan di tanggung BPJS” tegas Djaya Jumain

Lanjut Djaya Jumain meminta pihak BPJS dan Balai Besar kesehatan paru masyarakat Makassar bertanggung jawab atas pelayanan yang dinilai tidak maksimal sesuai standar operasional prosedur yang telah diatur sebagaimana mestinya.

Apabila pihak terkait tidak bertanggung jawab maka secara kelembagaan bersama keluarga pasien akan menindaklanjuti kepada lembaga pemerintah terkait untuk mempertanggung jawabkan pelayanan yang tidak maksimal tersebut, Tutup Djaya.

Editor: Anjas/ Andi A Efendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah,Kesehatan | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah

Kategori Kesehatan