oleh

3 Rumah dan 1 Asrama Putri Milik Pesantren Wahda Islamiyyah Enrekang Hangus Dilalap Si Jago Merah

BERITA KOTA ONLINE.COM, MAKASSAR — Pesantren Umar Bin Abdul Aziz Wahdah Islamiyah yang beralamat di Lingkungan Rumbo Kel. Tomenawa Kec. Baraka Kabupaten Enrekang hangus dilalap si jago merah, perisitiwa naas terjadi Sabtu (01/5/2021) sekitar Pukul 15.15 wita.

Menurut Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E. Zulpan mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui pasti namun diperkirakan akibat adanya hubungan arus pendek listrik.

“Dikarenakan pada saat kejadian sumber api berawal dari asrama putri yang pada saat itu sementara tak berpenghuni sejak masa pendemi covid 19,” ujar Kabid Humas

Meski tak ada korban jiwa, namun kebakaran yang menghabiskan seluruh bangunan itu disebutkan polisi berisi dua kendaraan motor, cincin, uang tunai, sertifikat tanah, perabot rumah tangga serta barang dagangan.

“Kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta,” ungkap Zulpan dalam siaran pers.

Menurut keterangan saksi Haeruddin (28) berprofesi sebagai Mahasiswa Jurusan Agama Islam dan Syamsir (45) berprofesi sebagai ustads pendamping santri, peristiwa terjadi saat memasuki waktu Shalat Ashar.

“Saat berada di mesjid melaksanakan sholat ashar tiba-tiba melihat kupalan asap dari asrama putri dan berinisiatif memanggil Ustad Syamsir yang pada saat itu sementara berada dalam Rumah,” jelas Haeruddin yang melihat pertama kali kejadian.

Kebakaran yang melanda siang itu membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam lamanya baru api bisa dipadamkan. Akibat peristiwa itu api membakar habis 3 (tiga) unit rumah dan 1 (satu) unit asrama (bangunan saling berdampingan).

Berdasarkan laporan polisi, ke tiga unit bangunan semi permanen yang terbuat dari bahan kayu, masing-masing : Bangunan rumah ukuran 4×6 M² yang dihuni oleh Ustads Mukhtar. Bangunan rumah ukuran 4×6 M2. Bangunan rumah ukuran 4×6 M² (idak berpenghuni). Bangunan Asrama Putri ukuran 20×10 M² (dalam keadaan kosong).

“Api baru bisa dikendalikan sekitar pukul 15.35 wita akan tetapi api belum padam sepenuhnya, sekitar pukul 16.00 wita api bisa padam seluruhnya setelah satu unit pemadam kebakaran dari Kec. Anggeraja tiba dilokasi kebakaran,” pungkas Zulpan Kabid Humad Polda Sulsel (arya).

Editor : Andi Eka / Robin / Asrat Tella / Syamsul Bakhri As / Syaiful Dg Ngemba / A. AR. Rakhmansya Iskandar / Andi Ahmad

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed