oleh

Diduga Salah Gunakan Wewenang, Kejari Makassar Tahan Kepala UPTD Pengelola Usaha Kuliner Kanrerong

BERITA KOTA ONLINE.COM, MAKASSAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar resmi menahan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Usaha Kawasan Kuliner Kanrerong Muhammad Said (MS). Hal itu dilakukan setelah Jaksa Penyidik memeriksa para saksi dan keterangan para ahli serta barang bukti yang ditemukan dalam pemeriksaan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Andi Sundari, SH, MH saat jumpa Pers di Aula Baruga Kejari, Kamis (25/03/2021).

“Dari hasil pemeriksaan para saksi dan para ahli serta barang bukti yang ditemukan tersangka MS kami tahan atas dugaan menyalagunakan kewenangannya dalam pengelolaan kanrerong,” ungkap Kajari.

Lebih lanjut Sundari membeberkan modus tersangka MS selama menjabat diduga meraup keuntungan pribadi terkait Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan dalam sewa menyewa dan transaksi jual beli lapak.

“MS mengalihkan 31 kios di kanrerong dari PKL lama ke pedagang yang baru tanpa adanya prosedur sebagaimana yang dimaksud dalam TDU perwali nomor 29 tahun 2018 tentang pedagang kaki lima kanrerong.

“MS juga menyewakan dan mengontrakkan kios secara tidak sah baik langsung maupun melalui perantara terhadap sejumlah kios di kawasan kanrerong disertai dengan adanya ancaman atau peringatan, tidak hanya itu MS juga menerbitkan id card untuk pedagang yang bukan kewenangannya,” ucap Kajari.

Sundari menambahkan tersangka MS juga menerima pemberian sejumlah uang dari hasil transaksi sewa dan jual beli kios di Kawasan Kanrerong sebanyak kurang lebih Rp 190 juta.

“jumlah ini masih angka sementara yang kami dapat dari penyelidikan tidak menutup kemungkinan akan berkembang” tambahnya.

Adapun alasan penahanan tersangka MS Sundari mengatakan bahwa MS dikhawatirkan mengulangi perbuatannya, menghilangkan barang bukti, dan melarikan diri. Ini kita lakukan agar menimbulkan efek jera terhadap tersangka,” ujar Kajari

Sebelumnya dihari yang sama, Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar menggeledah ruang kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Kawasan Kuliner Modern Kanrerong di jalan RA. Kartini Makassar, Kamis (25/03/2021) sekitar pukul 14.00 wita.

Penggeledahan di ruang kantor pengelola Kanrerong itu berlangsung kurang lebih 1 jam yang dipimpin Kasi Pidsus Syamsul Rezky SH MH didampingi Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Makassar Adnan Hamzah, Kasi Intel Kejari Makassar Ardiansyah Akbar dan Pinkang Pemeriksa.

“ini terkait punguran liar (Pungli) dalam pengelolaan sewa menyewa dan jual beli lapak terhadap sejumlah pedagang lapak yang dilakukan pengelola kanrerong,” ujar Syamsul Rezky SH, MH yang baru saja dilantik Kasi Pidsus Kejari Makassar kepada awak media.

Dari pantauan awak media, tim penyidik melakukan pemeriksaan dokumen dan menanyai karyawan Kanrerong, di dalam ruangan tim penyidik juga memeriksa Evi selaku Kepala Dinas Koperasi dan UMKM. Penyidik juga terlihat meminta keterangan salah satu pedagang lapak yang berjualan Id Card.

“Sebelumnya kami melakukan pemeriksaan di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Makassar dan selanjutnya di Kantor Kepala UPTD Kanrerong Karebosi”, tutur Kasipidsus Syamsul Rezky.

Dari hasil penggeledahan tim penyidik mengamankan sejumlah dokumen penting dan langsung menetapkan Kepala UPTD Kanrerong Muhammad Said sebagai tersangka dan ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Makassar.

Atas perbuatannya kata Sundari tersangka MS dikenakan pasal Pasal 12 huruf e atau huruf B UU no 20 tahun 2001 tentang perubahan UU 99 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara (arya).

Editor : Andi Eka / Robin / Asrat Tella / Syamsul Bakhri. As / A. AR. Rakhmansya Iskandar / Andi Ahmad

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed