oleh

Terendus Dugaan Mark Up Penggadaan Buku di Dinas Pendidikan Kota Makassar

BERITA KOTA ONLINE.COM, MAKASSAR – Lembaga Intelektual Muda Indonesia Pusat Kajian Anti Korupsi (LIMI) Sulawesi Selatan mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dana bos yang dilakukan pada kegiatan penggandaan Buku 18 Revolusi pendidikan, UTS, UAS dan Sampul Raport K13.

“Sehubungan dengan adanya fakta dan informasi dari masyarakat yang berkembang dan juga hasil investigasi tim LIMI ke dinas pendidikan maka kami melayangkan pengaduan tentang adanya dugaan manipulasi dan penyelewengan keuangan negara”, ungkap Fuad Ketua LIMI.

Bentuk penyelewengan itu kata Fuad melakukan kecurangan dan KKN pada kegiatan penggandaan buku 18 revolusi pendidikan serta ujiang akhir sekolah, ujian sekolah, dan sampul raport k13, sejak tahun 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018 dan 2019.

Menurut Fuad praktek tersebut pihak rekanan diduga kuat menaikan harga (Mark Up) yang tidak sewajarnya sehingga menimbukan kerugian negara yang di ambil pada dana bos sekolah.

Dikatakan Fuad pihaknya meminta kepada pihak penegak hukum agar segera memeriksa pihak rekanan dan mengembalikan kerugian negara yang di duga sangat besar mencapai puluhan milyar rupiah yang terendus selama tahun 2013 sampai 2019 diduga .

“Dengan adanya berita ini di keluarkan pihak LIMI meminta pihak Polda dan kejaksaan harus segera melakukan tindakan secepatnya,” tegas Andi Fuad.

“Dimana kami merujuk pada undang-undang no.8 tahun 1981 tentang kitab undang-undang hukum acara pidana, undang-undang no.28 tahun 1999 tentang peyelengaraan negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme”, bebernya.

Sampai berita ini di angkat pihak media belum bisa menghubungi pihak rekanan yang berinisial “Mus”. (ucn/aar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed