oleh

Direktur Baru PDAM Wajo Siap Tingkatkan Pelayanan,

Wajo, Beritakota Online-Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Wajo, Andi Dedhy Ahmad Iqbal yang baru sebulan menjabat siap membuat terobosan untuk meningkatkan pelayanan. Salah satu targetnya adalah mendistribusikan air kepada pelanggan selama 24 jam.

Itu karena selama ini, PDAM Wajo belum mampu mendistribusikan air ke pelanggan selama 24 jam secara rutin.

“Akan kita maksimalkan karena selama ini air bersih belum bisa mengalir 24 jam atau kata lain itu masih selang sehari atau secara selang seling bergiliran dapat jatah untuk aliran air bersih PDAM,”
Semenjak Di lantik Sebagai Direktur PDAM dan Kami Banyak berkunjung dan memantau langsung di masyarakat serta sosialisasi dalam menangani Alirang air Pelanggan PDAM yang kurang lancar.

Karena itu, sebagai Direktur baru PDAM Wajo, dia akan berbenah dan melakukan upaya serta langkah langkah konkret untuk mengatasi masalah air bersih. Sehingga kebutuhan air bersih masyarakat Wajo dapat terpenuhi.

Salah satu langkah yang akan dilakukan yakni dengan penambahan kapasitas untuk produksi serta pembenahan infrastruktur air untuk menunjang kelancaran distribusi air nantinya.

“Nantinya kita akan tambah kapasitas serta pembenahan untuk instalasi pengolaan air bersih dan juga pompa serta lain-lainnya yang terkait jaringan untuk pengolaan air bersih ini,” kata Andi Dedhy.

Dia mengungkapkan, untuk saat ini jika dibandingkan dengan jumlah total pelanggang PDAM 18.500 lebih, itu dianggap sudah tidak seimbang dengan kapasitas produksi air yang hanya 250 liter/detik. Padahal itu untuk melayani sekitar 8 kecamatan yakni Kecamatan Tempe, Sabbangparu, Pammana, Bola, Tanasitolo, Pitumpanua, Keera, dan Belawa.

“Nah ini yang perlu sekarang kita tingkatkan produksinya agar bisa terwujud dan bisa seimbang serta dapat mengalir 24 jam nonstop. Ideal kalau sudah capai 450 liter/detik,” terang Dedhy.

Namun diakuinya, membutuhkan anggaran besar untuk merealisasikan hal tersebut. Karena itu, dia akan mengusulkan ke pusat untuk mendapatkan bantuan dana hibah melalui Kementerian PUPR.

“Kita akan coba usulkan dan maksimalkan untuk tiga IKK masuk wilayah kota yaitu IKK Tempe, Pammana, dan Tanasitolo. Itu dengan estimasi sekitar kurang lebih Rp20 milliar. Jika terwujud kami dapat pastikan dan menjamin ketersediaan dalam kota secara 24 jam .(Takbir)

Editor : Andi Eka/Asrat Tella/Syamsul Bakhri/Andi A Effendy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed