oleh

Alumni SMP 1 Pohara Tahun 1990/1991 Anjang sana ke SMP Negeri 1 Sampara.

Pohara,Beritakota Online-Sebanyak 12 Bapak Bapak dan Ibu ibu alumni SMP Negeri Pohara Tahun 1990/1991 yg dipimpin Oleh Bapak Sardin Beemu sebagai ketua Alumni SMP Negeri Pohara Tahun 1990-1991 bersama 11 orang lainnnya mewakili angkatan Tahun 1990-1991.

Sabtu, 10 Oktober 2020 jam 10.00 wita melaksanakan silaturahmi ke SMP tersebut yang sekarang telah berganti nama menjadi SMP Negeri 1 Sampara. Mereka disambut dengan hangat oleh kepala Sekolah, Ibu Runi, S.Pd, M.Pd

Bapak Sardin Beemu sebagai Ketua Alumni menyampaikan kepada Kepala Sekolah bahwa kunjungan tersebut dilakukan alumni untuk menyegarkan silaturahmi dengan sekolah tersebut beserta warganya terutama para guru yg sekarang menjadi pelanjut estapet pendidikan dan pengajaran setelah mayoritas guru yg mengajar pada masa alumnus tersebut telah pensiun.

Bahkan beberapa telah mangkat seperti Ibu Suartin, S.Pd, dan Drs. Amiruddin dkk. Kegiatan ini menandai setahun terbentuknya wadah komunikasi alumni melalui WhatsApp tepatnya pada tanggal 10 Oktober 2019 lalu.

Ibu Runi, S.Pd. M.Pd dalam kata kata penyambutannya menyampaikan betapa bersyukurnya ia mendapat kunjungan alumni tsb. Betapa tidak, sekolah yg dipimpinnya telah berdiri sejak tahun 1965 dan berdasarkan data Stambul siswa telah meluluskan lebih dari 9.000 alumni, baru hari ini beliau mendapatkan kunjungan alumni sepanjang kepemimpinan beliau.

Ia melanjutkan bahwa pada awal kepemimpinan beliau, SMP 1 Sampara adalah sekolah yg tidak ada apa apanya dibanding dengan sekolah lain yg selevel di Kabupaten Konawe dengan hanya berakreditasi C minus. Bahkan dalam hubungannya dengan kebersihan sekolah tersebut pernah diumumkan di depan publik di Unaaha dalam sebuah acara resmi sebagai sekolah terkotor.

Saat itu menurut dia benar benar sulit dan membutuhkankan uluran tangan pihak lain untuk membantu. Saat itu terpikir akan alumni yg sdh begitu banyak dapat berkontribusi untuk membantu meringankan kendala yg sekolah alami untuk keluar dari predikat rendah.

Namun pikiran akan alumni menguap begitu saja karena beliau tidak tahu mau berkomunikasi dengan siapa, Ia dengan dukungan para guru yg ada berbuat maksimal untuk merubah predikat dan penampilan SMPN 1 Sampara Seperti hari ini.

Hari ini, menurut ibu Runi, S.Pd,.M.Pd. Sekolahnya adalah yg terbaik di kabupaten Konawe. Ia memperlihatkan akta akreditasi dengan predikat A flus dengan nilai 95 flus.

Satu satunya di kabupaten Konawe, katanya. Selain predikat itu, sederet prestasi lain ditingkat daerah dan tingkat nasional telah banyak diraih oleh sekolah tersebut.

Saat menyampaikan ini, beliau mengarahkan pandangannya pada dinding kantor dimana sejumlah piagam penghargaan yang terpampang di dinding Kantor dengan satu foto beliau dengan pakaian adat khas Sulawesi tenggara sedang mempresentasikan sekolah yg dipimpinnya di tingkat nasional dimana ia memperoleh ranking delapan secara nasional.

Predikat terkotor yg pernah dicapkan Pemerintah Kabupaten Konawe juga sudah hilang. Ibu Runi S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa dulu, lingkungan sekolahnya tandus dan kotor. Sekarang, Beliau dengan teman temannya telah merubahnya menjadi rindang dan asri. “Hanya saja, kami terkendala dengan tempat pembuangan sampah akhir.” Katanya.

Ibu kepala sekolah menutup sambutannya dengan sangat proaktif. “Saya sangat senang dan bangga dapat kunjungan ini. Seandainya bisa ada reuni alumni. SMPN 1 Ranomeeto saja yg baru berdiri THN 1966, sdh beberapa kali reuni Akbar, bagaimana dengan sekolah ini yg lebih dulu berdiri belum pernah ada reuni seperti itu.” Tutupnya.

Sontak saja, Ketua Alumni Bapak Sardin Beemu yg merupakan alumnus kelas III C terpropokasi dan spontan memproklamirkan program Reuni Akbar alumnus SMPN 1 Pohara/Sampara. kedepan dengan beliau sebagai Komandannya dan diamini oleh Semua alumnus dan Ibu kepala sekolah.

Sebelum beranjak dari sekolah tersebut, Alumnus, diwakili oleh Ketua Alumni Sardin Beemu, menyerahkan bingkisan sembako hasil urunan alumnus dari berbagai daerah dengan bermacam profesi kepada Ibu guru Yulirami, Satu satunya guru yg mengajar antara tahun 1987-1991 yg masih dan sudah akan purna bakti tahun ini. Kemudian ditutup dengan foto bersama dibelakag baliho alumni.

Rombongan meninggalkan sekolah sekitar jam 11.00 wita untuk melanjutkan silaturahmi dan berbagi kepada para guru mereka yg sudah pensiun dan teman Alumni yg memerlukan bantuan.

Laporan :Jumalin/ Muh Hasyim
Editor :Moh Amir D/Umar Dany/ Andi Eka/Asrat Tella/Syamsul Bakhri/H.Sakkar/Andi A Effendy.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed