oleh

SAdAP : Ada Indikasi Aksi Anarkis Yang Terjadi Telah Ditunggangi Kepentingan Politik

Jakarta, Beritakota Online-Syarifuddin daeng punna tokoh masyarakat sulsel yang ada di jakarta menyesalkan terjadinya rusuh di beberapa daerah di indonesia terkait aksi unjuk rasa yang berujung anarkis.

Saya sangat prihatin melihat keadaan yang semakin tidak kondusif, padahal kita sesama anak bangsa dibenturkan oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan indonesia aman dan damai ujar pria yang akrab disapa SAdAP ini.

Dimana peran anggota DPRD Provinsi, Kabupaten/kota, seharusnya lebih progressif mendinginkan situasi jangan ketika di datangi oleh pengunjuk rasa semuanya pada ngacir dan pada akhirnya memberi ruang terjadinya tindakan frontal yang berakibat bentrok dengan aparat keamanan di lokasi aksi urai SAdAP.

Saya mengapresiasi kinerja aparat TNI Polri di lapangan, mereka berjibaku untuk mengontrol dan mengamankan wilayah demi menjaga stabilitas kamtibmas, olehnya itu dibutuhkan kesadaran dari semua pihak khususnya anggota legislatif agar tidak berdiam diri melihat kondisi seperti itu, kasihan aparat dijadikan tameng untuk menghadapi riak-riak diluar parlemen sementara para anggota legislatif tidak memiliki inisiatif untuk meredam papar SAdAP.

Apa sih susahnya anggota DPRD mengajak dialog perwakilan pengunjuk rasa dan beri pemahaman secara persuasif kepada mereka saya yakin dapat meminimalisir potensi terjadinya chaos, jangan membebani aparat keamanan yang bertugas dilapangan untuk mengamankan situasi sementara para anggota DPRD provinsi, Kabupaten/kota takut atau acuh tak acuh untuk menemui pengunjuk rasa padahal mereka anggota dewan terhormat dipilih oleh rakyat, tidak mungkin rakyat yang datang menyampaikan aspirasi akan mencederainya dan sudah kewajiban mereka semua anggota DPRD sebagai wakil rakyat untuk bersama sama menemui para demonstran, jangan hanya mengutus satu atau dua orang saja, sebaiknya semua anggota DPRD secara bersama terang SAdAP.

Tupoksi legislatif harus maksimal dilaksanakan, jangan hanya disaat membahas anggaran semuanya pada progressif namun disaat menerima aspirasi lalu pada kabur entah karena alasan sibuk atau lagi di luar daerah tambah SAdAP.

Anggota DPRD di daerah bisa terpilih mewakili rakyat karena adanya dukungan masyarakat, secara fungsi mereka bekerja untuk rakyat sehingga apa yang menjadi aspirasi rakyat wajib diakomodir untuk diteruskan hingga di level nasional dalam hal ini pemerintah dan DPR RI. Seyogyanya anggota DPRD di daerah terus pro aktif, bila perlu mereka mengajak adik adik mahasiswa yang berunjuk rasa untuk berdialog secara kekeluargaan dan berikan pemahaman agar tidak anarkis dalam bertindak dan saling menjaga agar terciptanya kedamaian ujar SAdAP.

Bersamaan dengan aksi tersebut, ada pihak-pihak yang mencoba memprovokasi di tengah aksi anarkis yang terjadi, bisa saja ada kepentingan politik dan kepentingan kelompok tertentu untuk mengacaukan stabilitas politik menjelang pemilihan kepala daerah serentak, misalnya yang baru-baru ini terjadi di makassar.

Saya bahkan mensinyalir peran kelompok ini bergerak aktif melalui sosial media dengan menyebarkan konten-konten hoax yang rentan memicu terjadinya konflik, olehnya itu besar harapan saya agar pihak pengunjuk rasa dapat mengedepankan tatakrama dalam melakukan aksinya, sebagai bangsa yang beradab kita junjung tinggi budaya ketimuran, agar upaya provokasi pihak tertentu yang menginginkan terjadinya kekacauan dapat terminimalisir tambah SAdAP.

Apalagi pilkada serentak di bulan desember nanti mulai memanas eskalasinya, di makassar sudah ada tindakan pengrusakan baligho calon tertentu bersamaan dengan aksi demonstrasi yang berlangsung sejak beberapa hari ini, di khawatirkan hal ini yang dapat memicu terjadinya pertikaian sehingga besar harapan saya agar para tim sukses dapat menahan diri ikut terprovokasi dan harus saling berangkulan anatara satu dengan yang lainnya, tanggalkan ego masing masing kelompok dan pikirkan masa depan makassar sebab ke empat calon walikota makassar adalah putra terbaik, dan pesan saya jangan pernah tergiring adu domba dari segelintir oknum yang menginginkan kekacauan terjadi, kita bercermin dari kejadian beberapa hari ini di berbagai daerah, mari bersama kita jaga kota daeng agar tetap kondusif tutup SAdAP.

Laporan : A.A Rahmansya
Editor : Andi Eka/Asrat Tella/Saiful Dg Ngemba/H.Sakkar/Andi A Effendy

 

Laporan : A.A Rahmansya
Editor : Andi Eka/Asrat Tella/Saiful Dg Ngemba/H.Sakkar/Andi A Effendy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed