oleh

SAdAP : Dilan di Makassar dan Adnan di Gowa, Keduanya Pemimpin Muda Visioner

Jakarta, Beritakota Online-Syarifuddin Daeng Punna Tokoh masyarakat Sulsel yang ada di jakarta mengapresiasi banyaknya figur muda bertalenta yang turut andil dalam mewarnai pesta demokrasi pilkada serentak 2020 yang akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang.

Pria yang akrab disapa SAdAP ini menyebutkan bahwa di makassar dirinya mendukung Syamsu Risal-Fadli Ananda alias Dilan. Hal ini di sampaikan SAdAP dengan berbagai alasan mengapa harus Dilan, dan Jujur saja saya melihat diantara keempat calon walikota makassar saya melihat sosok Dilan tulus dan memiliki komitmen membangun makassar dengan transparansi publik, mereka berdua tidak memiliki konflik interest dengan siapa pun, dan bagi saya keduanya merupakan pasangan yang ideal untuk membawa angin segar perubahan di kota makassar jelas SAdAP.

SAdAP ikut menjemput Jenazah Bapak Ichsan Yasin Limpo di Terminal Kedatangan di Bandara Internasional Jakarta (Foto dok SAdAP)

Yang membuat saya mengarahkan dukungan ke Dilan karena komitmen yang disampaikan ke publik akan menerapkan transparansi dalam menjalankan roda pemerintahan bila terpilih dengan menerapkan E-Katalog sehingga progress dan pelaksanaan administrasi yang berkaitan dengan kinerja serta program pembangunan dapat di akses publik secara langsung sehingga tidak ada lagi kong kalikong pejabat pemerintahan dengan segelintir orang yang menggerus APBD, dan menurut saya hal itu sangat usrgensif untuk diterapkan apalagi di era teknologi informasi yang berkembang pesat saat ini urai SAdAP.

Lanjut SAdAP, sementara untuk kabupaten Gowa kampung halaman saya, yang juga akan melaksanakan pilkada di bulan desember mendatang, Saya melihat kemajuan disana, olehnya itu untuk melanjutkan pembangunan yang semakin bagus saat ini maka pilihan terbaik adalah Adnan-Kio.

Di usia yang sangat muda sebagai kepala daerah, adnan banyak melahirkan berbagai terobosan dalam menjalankan pemerintahan.
Sektor sosial, ekonomi dan budaya dengan grand desain pemerataan pembangunan yang berorientasi pada silsilah sejarah dimana gowa pernah berjaya dengan kultur dan adat sebagai warisan luhur yang selalu terjaga, dan Adnan tetap melestarikannya tutur SAdAP.

Yang membuat salut dan mendorong saya untuk mendukung Adnan karena dalam mengelola sistem adnan tetap berpegang pada nilai budaya dan agama sebagai variabel penentu guna mengevaluasi kinerja para pejabat pemda, semua calon pejabat di wajibkan untuk mengkhatamkan Alquran bagi yang beragama islam dan hal itu terobosan yang luar biasa, adnan memberikan pesan melalui seleksi pejabatnya bahwa orang yang beriman akan bekerja ikhlas dan tujuannya adalah akhirat sebab jabatan itu bersifat sementara kapan saja Allah akan mengambilnya dan jika semua pejabat paham dan tahu membaca Alquran maka tidak sulit untuk bekerja membangun daerah karena di dalam akal dan pikirannya selalu mengingat Allah tukas SAdAP.

Keputusan Saya untuk mendukung DILAN di makassar dan ADNAN-KIO di gowa karena kesemuanya adalah figur pemimpin muda yang progressif, cerdas dan juga religius, kiranya masyarakat gowa agar tidak memilih kotak kosong sebab Adnan-Kio telah membuktikan keberhasilan dalam membangun gowa tutup SAdAP. (Relis)

Editor : A.A.Rahmansya/Andi Eka/Asrat Tella/ Djafring/Saiful DgNgemba/Syamsul Bakri/Andi A Effendy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed