oleh

SAdAP Hadiri Peresmian APPL Dan PT. Sarana Kepri Raya di Batam Kepulauan Riau

Riau, Beritakota Online-Assosiasi Pengusaha Pasir Laut Kepulauan Riau (APPL) dan PT. Sarana Kepri Raya (SKR) .Batam, 26 September 2020.

Asosiasi Pengusaha Pasir Laut Kepri (APPL-Kepri) merupakan wadah persatuan pengusaha pasir laut di wilayah Provinsi Kepulauan Riau dan PT. Sarana Kepri Raya adalah BUMD Provinsi Kepulauan Riau didirikan berkaitan dengan program pengelolaan dan pengusahaan pasir laut di Provinsi KEPRI

Herry Tousa selaku ketua umum berkomitmen untuk menjadikan APPL sebagai wadah untuk membangun sinergi dengan pemerintah dan juga masyarakat. Ungkapnya , 26 September 2020

Asosiasi Ini juga berkomitmen terhadap pengelolaan dan pemanfaatan pasir laut harus dapat memberi manfaat terutama dalam peningkatan kesejahteraan dan ekonomi kepada masyarakat dan daerah Provinsi KEPRI pada
khususnya dan Indonesia pada umumnya Provinsi Kepulauan Riau telah diberi rahmat oleh Allah dengan kelimpahan pasir laut dan tentunya kelimpahan ini tidak dimiliki oleh negara lain.

Provinsi Kepulauan Riau yang berada di jalur perdagangan internasional dan pusat kegiatan usaha dunia telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang rendah dibanding provinsi-provinsi lain di Indonesia. Oleh sebab itu sangat diperlukan terobosan, sehingga pertumbuhan ekonomi dan tingkat kesejahteraan masayarakt di Provinsi Kepulauan
Riau dapat ditingkatkan dan dipertahankan.

Belajar dari pengelolaan dan pengusahaan pasir laut sebelum tahun 2003 dimana sebelum diterapkan moratorium, maka APPL akan mengelola sebagai usaha pasir laut dengan bertanggung jawab untuk memaksimalkan sumber daya sehingga benar-benar akan memberi manfaat dan meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi.

Oleh sebab itu pengelolaan dan pengusahaan pasir laut harus dapat memberi sumbangan kepada pendapatan negara dan daerah, memberi manfaat bagi masyarakat nelayan dan pesisir dan selalu menjaga lingkungan, hal ini telah ditetapkan sebagai komitmen APPL bahwa dalam setiap meter kubik yang terjual harus dan dapat memberi manfaat bagi negara, daerah, masyarakat, pengusaha dan penduduk di sekitar lokasi penambangan.

Dalam rangka untuk mewujudkan tanggungjawab dalam menjalankan Visi dan Misi, APPL telah menjalin
kerjasama dan mendapatkan dukungan dari Pemerintah daerah, DPRD, masyarakat Kepulauan Riau, masyarakat adat, masyarakat pesisir, nelayan dan organisasi pemuda di Provinsi Kepulauan Riau, dan tidak kalah pentingnya adalah dukungan dari PEPABRI dan PUSKOPAD KODAM I Bukit BArisan.

Syarifuddin Daeng Punna tokoh masyarakat Sulsel Di Jakarta ikut menghadiri acara yang dilaksanakan oleh Asosiasi Pengusaha Pasir Laut (APPL) di Kepulauan Riau.

Sebagai bagian dari Asosiasi, saya berharap kedepan APPL dapat mengakomodir aspek maritim sebagai lokomotif penggerak ekonomi khususnya para nelayan yang ada di pesisir.

Sebagai pimpinan dari perusahaan PT. Laksana Samudera Perkasa yang masuk dalam Asosiasi APPL ikut mengapresiasi grand opening kantor asosiasi Di Kepulauan riau, tentu menjadi sangat penting sebab perusahaan yang bergerak dibidang tambang pasir laut membutuhkan payung legalitas agar kedepannya pengusaha yang tergabung di dalamnya dapat berkontribusi untuk pembangunan daerah melalui perpanjangan tangan APPL terangnya.

Tambang pasir laut menjadi satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan maritim suatu wilayah ujar pria yang akrab disapa SAdAP ini.

Olehnya itu Asosiasi pengusaha pasir laut dapat memberdayakan potensi maritim tanpa harus menciptakan polemik dengan warga pesisir yang beraktifitas sebagai nelayan, tugas pengusaha yang tergabung dalam APPL sebagai prioritas adalah bagaiamana nelayan yang tinggal dipesisir dapat kita libatkan dan bisa memberi dampak kesejahteraan bagi mereka tutup SAdAP.(*)

Editor : Andi Eka/Asrat Tella/Saiful Dg Ngemba/H.Sakkar/Andi A Effendy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed