oleh

Wahai Pemimpin Negeri Ini, Anak Lereng Gunung di Maros Butuh Pendidikan Yang Baik

Maros, Beritakotaonline-Anak yang bermukin di lereng gunung seakan kurang mendapatkan perhatian pendidikan yang baik sehingga suara hati anak kecilnya ini seakan akan butuh perhatian yang serius dari pemerintah terkait.

Wartawan media ini mencoba mendekati kumpulan anak di bawah umur yang letaknya di lereng gunung kampung kalioro bontosomba pada pekan lalu

Anak ini memandan jauh ke bukit mendakan bahwa cita citanya kelak akan menuntut ilmu sepanjang jauhnya penglihatannya.
Bocah bernama Pasil mencoba mencritakan perjalanannya menuntut ilmu anak gunung. Dia berceritasambil nenundukkan kepala,setiap hari ketika berangkat kesekolah.bersama teman temannya yang ringgal di lereng gunung dengan jalan kaki sejauh enam kolometer baru sampai di sekolah dengan waktu perjalanan satu jam setengah,dari rumah kesekolah mulai.jam lima pagi sampai di.sekolah jam tujuh.

Begitu juga jika di pulang sekolah Jam tiga sore sampai di rumah jam lima sore dengang kondisi jalan yang.naik turun gunung.

Ketika musim penghujan anak ini meraskan untuk beratnya ilmu pendidikan menurut nya biasanya semua pakain tas buku sepatu basah semua.baru sampai di sekolah dengan jalan.kaki.begitu juga yang di alami jika pulang dari sekolah .

Anak anak ini sangat berharap agar pemeintah dalam hal ini dinas pendidikan maros dapat membuatkan sarana sekolah yang dekat dengan kampungnya dan tenaga pengajar yang harusnya orang dekat dengan.perkampungan tersebut agar tidak malas datang kesekolah mengajar ungkap orang tua anak.

Nazaruddin ketika di mintai tanggapannya dia mengatakan untuk menunut ilmu bagi anak anak yang berada baik di lembah,di lereng gunung,di pebukitan seharusnya ada.di buatkan sekolah jarak jauh sehingga pendidikan yag ada di.kota sama dengan pendidikan yang ada.di.desa.agar tidak ketinggalan pelajaran apa lagi saat ini anak yang tinggal di.wilayah.yang tidak terjangkau signal maka otomatis harus mendatangi rumah.anak anak tersebut selama masih pandemi corona.harap camat
Suparman mengatakan didesa bonto sombo punya satu sekolah SD induk dan mempunyai kelas jauh namun biasanya anak sekolah rajin pergi kesekolah tapi gurunya terkadang tidak masuk.mengajar.sehingga anak anak tidak mendapatkan ilmu dari sekolah juga ada.semacam yang di bangun di kampung ini tenaga pengajarnya dari staf desa .sehingga karena staf desa.juga.sudah sibuk.maka tidak ada.lagi.guru yang mengajar.
Kades berharap agar pemerintah kabupayen.Maros secepatnya memperharikan pendidikan anak gunung bonto somba. (Syamsulbakhri as).

Editor : Andi Eka/Herman Djide/Robin/Asrat Tella/Syamsul Bakhri/Saiful Dg Ngemba/Andi A Effendy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed