oleh

Ferdy : Gua Tambasila Salah satu Stalaktit dan Stalakmit terbaik di Asia

Maros, Beritakota Online-Wisata di Gua Tambasila, mungkin masih banyak yang belum tahu, selain Bantimurung, Rammang Rammang, di Kabupaten Maros.

Makanya, jangan cuma berlibur ke Gua Pindul, Gunungkidul, DI Yogyakarta, tapi nikmati juga ke Gua Tambasila, di Desa Botolempangan, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros. Di sini ada juga stalagmit dan stalagtit dengan tetesan air yang bisa membuat awet muda, yang perlu kita rasakan ?

Biaya yang dikenakan untuk menyusuri gua pun cukup murah, yaitu Rp 25.000, sudah termasuk pemandu wisata, dan setiap 4 hingga 5 orang traveler akan mendapat 1 orang pemandu.

Saat akan memasuki gua, Anda akan dimanjakan dengan berbagai bentuk stalagtit dan stalagmit di dalamnya. Konon, ada stalagmit yang bila disentuh bisa membuat seseorang menjadi pria perkasa dan awet mudah.

Serunya lagi, kata Kepala Desa Botolempangan, Warif, Gua Tambasila, memiliki ruang yang dipenuhi ratusan juta kunang kunang, yang siap memanjakan mata.

Bukan cuma itu, lanjut Warif, ada beberapa gambar telapak tangan dan gambar senjata tajam yang di pergunakan di jaman purba, jelasnya.

Sementara menurut Kadis Budpar Maros, Muh Ferdiansyah, atau yang akrab disapa Ferdy mengatakan, Gua tambasila yg terletak 6 KM dari Kota Maros, tepatnya di Desa Botolempangan Kecamatan Bontoa Maros ini, merupakan salah satu dari hampir 250 gua yg tersebar pada kawasan kars diwilayah kabupaten maros, yang patut jadi unggulan Kabupaten Maros, ujarnya.

Lebih jauh Ferdy menjelaskan, Gua tambasila ini memiliki keunggulan dibanding gua yg lain, karena sangat dekat dengan akses jalan nasional yg jaraknya kurang lebih 500 meter ke lokasi. Aksesnya juga sangat mudah dicapai.

Selain itu, gua ini memiliki ornamen gua yang sangat indah yg tidak dijumpai di tempat lain, yang identik dengan Gua Thien Duong di Vietnam.

Potensi daya tarik wisata di kawasan ini sangat prospektif untuk di kembangkan khususnya wisata minat khusus penelusuran gua dan menyaksikan pemandangan hutan batu Kars yg ada disekitar gua.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Maros dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, telah menginisiasi dan mengukuhkan kelompok “sadar wisata” (Darwis) di Desa Botolempangan yg diarahkan untuk meningkatkan Desa Botolempangan menjadi desa wisata baru di Kabupaten Maros.(Mansur)

Editor : Andi Eka/Syamsul Bakhri/Asrat Tella/Saiful Dg Ngemba/Robin/Kanisius/Andi A Effendy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed