17 July 2019

Polisi Dinilai Lamban Tangani Dugaan Korupsi ADD Oknum Kades di Barru, Lemkira Minta KPK Bisa Turun Tangan

22 - Mei - 2019 | 22:57 | by: admin
Polisi Dinilai Lamban Tangani Dugaan Korupsi ADD Oknum Kades di Barru, Lemkira Minta KPK Bisa Turun Tangan

Barru, Beritakota Online-Menindak lanjuti adanya temuan dari Lembaga Monitoring Kinerja Aparatur Negara (Lemkira) Sulsel yang diduga melakukan penyelewengan Anggaran Dana Desa (ADD) pada tahun anggaran 2017-2018 Senilai Rp 1,8 Milyar dan diduga tidak transparansi dengan alokasi dana itu pada peruntukan sejumlah titik pro yek disetiap dusun seperti volume proyek tersebut dengan anggaran yang diperuntukkan.

Informasi yang dihimpun Beritakota Online, belum lama ini Pihak polisi telah memanggil Oknum Kepala Desa Kupa ini oleh Satuan Reskrim Polres Barru sejumlah dua kali tapi selalu mangkir tidak menghadiri panggilan tersebut, menurut sumber yang layat dipercaya di Mapolres Barru.

Namun Menurut Ketua Lemkira Sulsel, A.Rahman Rizal telah mengamati proses penyilidikan dan pemanggilan Oknum Kades Kupa Kecamatan Mallisetasi selama dianggap lamban dan belum ada perkembangan signifikan adanya proses pemeriksaan dari Pihak Polisi, katanya.

Makanya Ketua Lemkira ini mengharapkan ada pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk bisa turun memeriksa permasalahan adanya dugaan Penyelewengan ADD tahun 2017-2018 sebesar Rp 1, 8 milyar oleh oknum Kades Kupa ini. harapnya.

” Kami Minta KPK RI bisa turun tangan memeriksa Oknum Kades Kupa ini karena pihak polisi didaerah ini dinilai lamban menangani permasalahan korupsi ADD ini, ” Tegas A.Rahman Rizal kepada Beritakota Online, Rabu(22/05/2019).

Sementara ituBeritakota Online berusaha konfirmasi kepada Kapolres Barru, AKBP DR Burhaman, SH,MH lewat Telepon selularnya, menjawab pertanyaan Awak media Beritakota online mengatakan betul sesuai laporan personil penyidik dibagian reskrim telah melakukan pemanggilan kepada oknum Kades Kupa ini sebanyak Dua kali tapi tidak pernah dihadiri, dan pihak Polres Barru akan tetap melakukan pemanggilan untuk penyidikan dan pemeriksaan Oknum Kades Kupa ini yang diduga melakukan penyelewengan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017/2018 untuk dipertanggung jawabkan penggunaanya Uang Negara ini.

Dan Kapolres Barru akan berkoordinasi dengan penyidik Polda Sulsel untuk menindak lanjuti penanganan dugaan tipikor di maksud, ungkapnya.

Editor : H Sakkar/Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah,Hello Polisi,Lingkungan,Nusantara | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah

Kategori Hello Polisi

Kategori Lingkungan

Kategori Nusantara