17 July 2019

Lagi, Aksi Demo Warga Moolo Indah dan Matandahi ” Menghentikan ” Aktifitas Pekerjaan PT. KIC

12 - Apr - 2019 | 08:57 | by: admin
Lagi, Aksi Demo Warga Moolo Indah dan Matandahi ” Menghentikan ” Aktifitas Pekerjaan PT. KIC

Lagi, Warga Moolo Indah dan Matandahi Pertahankan Hak Kepemilikan Tanah ( SKT ) dan surat sah lainnya yang ingin di kelola PT. KIC ( PT. Kemilau Indah Cemerlang )”

Moolo Indah- Konsel-Berita kota Online-Hari ini kamis 11 april 2019, pukul 11.00 PM. Kembali masyarakat moolo indah dan matandahi turun menghentikan aktifitas exavator di lahan HGU PT. KIC ( Kemilau Indah Cemerlang ) yang masih dimiliki masyarakat setempat.

Massa hari ini menghentikan aktifitas pekerjaan PT. KIC di karenakan aktifitas itu masuk wilayah lahan kepemilikan masyarakat yang terdaftar sebagai surat Kepemilikan Tanah ( SKT ), Surat Pernyataan Pengalihan Penguasaan Sebidang Tanah, Sertifikat masyarakat setempat walau massa kali ini berjumlah ±60 orang dan akan melanjutkan dalam jumlah besar jika hak masyarakat belum di selesaikan.

Menurut masyarakat yang di temui berita kota online mengatakan, bahwa lahan yang ingin di kelola PT. KIC ( Kemilau Indah Cemerlang ) yang bergerak di bidang pertanian ini masuk wilayah lahan masyarakat dan belum pernah menerima sepersen pun pembebasan lahan. Massa menghentikan kegiatan itu di karenakan masyarakat mempunyai SKT, surat pernyataan pengalihan penguasaan sebidang tanah Serta sertifikat sah serta di bumbuhi tanda tangan kepala desa bahkan tanah yang di miliki masyarakat bukan gratis tapi di beli. Jelas kami pertahankan kalau ada perusahaan yang ingin mengambil alih lahan itu imbuh salah satu masyarakat dalam aksi demo itu.

Bahkan SKT yang di miliki masyarakat ada yang dari tahun 2005 atau jauh sebelum adanya HGU ( jika ada ) PT. KIC dari PT. Tiram. Dan anehnya laham kami langsung mau di olah tampa ada pemberitahuan dari pihak perusahaan atau pembebasan Lahan. Tanah yang di olah masyarakat setempat bukan gratis kami miliki tapi kami membeli dari hasil keringat kami sebagai petani.imbuh masyarakat bahkan SKT dan surat lainnya kami lebih duluan ada dari HGU ( jika ada ) PT. KIC ( Kemilau Indah Cerlang )

Masyarakat Moolo indah dan matandahi tidak menginginkan demo hanya karena hak kami di ganggu terpaksa kami berdemo, bahkan masyarakat ingin bertemu dengan pihak perusahaan untuk menyelesaikan permasalahan ini tapi belum terlaksana. Masyarakat ingin mempertanyakan kenapa lahan kami mau di ambil dan di olah oleh pihak perusahaan tampa ada pemberitahuan atau pembebasan lahan terhadap kami ?
Apakah lahan kami ada yang jual tanpa pemberitahuan ?

Tapi menurut informasi masyarakat pernah mendengar lahan itu sudah pernah di bebaskan dari pihak perusahaan, tapi dananya belum sampai kepada kami sepersen pun atau belum menerima dana walau hanya Rp. 1.000,- ya jelas kami pertahankan lahan kami.

Kami rakyat kecil yang tergolong hanya petani, dan janganlah porak – porandakan hak kami dan tempat mencari nafkah kami !
Seharusnya PT. KIC yang megolah lahan itu bisa menjernihkan permasalahan terhadap masyarakat dimana letak kesalahan yang bisa di jernihkan. Apakah ada oknum yang bermain menjual lahan kami tampa sepengetahuan sehingga lahan kami ingin di olah langsung ?

Dan masyarakat juga mengaharapkan ada perhatian pemerintah dalam hal ini karena hak masyarakat termasuk sah di mata hukum yang di bumbuhi tanda tangan dan stempel. Tapi pemerintah setempat seolah angkat tangan dan membiarkan masyarakatnya berselisih dengan pihak perusahaan imbuh salah seorang tokoh masyarakat.

Masyarakat ingin menjernihkan masalah kenapa lahan mereka selalu di obok – obok oleh PT. KIC. Apakah perusahaan itu sudah mengeluarkan dana pembebasan lahan masyarakat ?

Jika sudah siapa yang menerima dana pembebasan lahan itu ?
Kenapa masyarakat belum menerima dana itu ?

Apakah SKT kami tidak berharga yang di bumbuhi tanda tangan pemerintah setempat dan stempel ?

Jika belum mengeluarkan dana pembebasan lahan kenapa lahan kami mau di olah oleh perusahaan PT. KIC ?

Seharusnyakan ada sosialisasi terhadap masyarakat setempat sebelum melakukan aktifitas agar tidak terjadi kesalah fahaman antara masyarakat dan perusahaan ?

tapi menurut masyarakat yang berdemo hari ini lanjutnya belum ada tanggapan baik dari pihak PT. KIC untuk menemui masyarakat mempertanyakan keluhan masyarakat setidaknya dengan penjelasan yang sangat jelas mengenai hak masyarakat atau paling tidak mengadakan sosialisasi terhadap kami ( masyarakat setempat ).

Menurut kabar yang beredar di masyarakat saat di temui berita kota online mengatakan PT. KIC pernah mengkucurkan dana kepada PT. Tiram ( PT. Tiram pemilik HGU sebelum di olah oleh PT. KIC ) hanya pertanyaannya dana itu untuk apa ?
Apakah di dalamnya ada dana pembebasan lahan yg dimiliki masyarakat ?
Jika ada kenapa sampai hari ini masyarakat yang berdemo belum menerima sepersen pun dan lahan kami mau di serobot begitu saja di olah tampa pemberitahuan ? imbuh masyarakat.

Beredar kabar yang di himpun berita kota online bahwa hari pencairan dana itu ada dokumentasi tapi berita kota online masi menelusuri fakta kejadian itu tapi fakta real dari masyarakat bahwa laham yang ingin di olah oleh PT. KIC masih berstatus SKT yang sah sesuai aturan perundang – undangan dan surat kepemilikan tanah lainnya yang juga sesuai undang – undang yang berlaku setidaknya masih ada hak masyarakat di dalamnya dan belum ada yang di namakan pembebasan lahan atau sosialisasi lahan.

Masyarakat juga mengharap kepada pemerintah daerah agar mengusut dan menyelesaikan masalah ini siapa tahu ada sesuatu di dalamnya janganlah membiarkan hak kami di ambil begitu saja tampa ada alasan yang jelas. Sebab kami membeli dan mengolah lahan tersebut menggunakan biaya sendiri yang tidak sedikit bahkan puluhan juta, tetes keringat dan usaha agar kami bisa berhasil berusaha menghidupi keluarga imbuh masyarakat.

Dan masyarakat juga mengharapkan ada tanggapan kejelasan dari PT.KIC agar tidak berlarut – larut dan merugikan masyarakat setempat dan jangan memandang sebelah mata terhadap kami sebab kami hanya menuntut dan mempertahankan apa yang menjadi milik kami. Ungkap salah seorang massa yang tak mau di sebutkan namanya.

Dengan adanya aksi demo masyarakat hari ini semoga ada perhatian dari pemerintah atau ada tanggapan dari PT. KIC agar tidak berlarut – larut tampa ada penjelasan yang real atau pihak yang berwajib atau terkait dalam hal ini bisa menyelidiki permasalahan, yang pasti masyarakat setempat menginginkan keadilan.
Lalu dimana letak keadilan jika masyarakat di rugikan ??
Kenapa di rugikan ?

Biaya membeli lahan dan mengolah lahan bukanlah menggunakan daun, tapi uang yang tidak sedikit di bantu semangat dan tetes keringat, dan setelah ada perusahaan pertanian menggunakan HGU yang tergolong baru di banding SKT atau surat lainnya kami mau di tindas ? imbuh masyarakat setempat yang melakukan aksi demo.

Laporan : Muh Hasyim
Editor : Moh Amir D/H.Sakkar/Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Foto,Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita TNI,Berita Utama,Daerah,Nusantara | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Foto

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita TNI

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah

Kategori Nusantara