22 October 2018

Staf Notaris : “Ada Keranjang Tersendiri ” Untuk Berkas Pengurusan Sertifikat Di BPN Gowa

20 - Mei - 2018 | 20:16 | by: Admin1
Staf Notaris : “Ada Keranjang Tersendiri ” Untuk Berkas Pengurusan Sertifikat Di BPN Gowa

Menyorot Kinerja ” Oknum Notaris Trisnawaty ” di Gowa ( Bagian 1)

Kakan BPN Gowa : Ada Keranjang Tapi Cuma Keranjang Sampah Saja

Sungguminasa, Beritakota Online-Terkait adanya pengurusan surat tanah dan bangunan ada 3 orang user di perumahan Bukit Tamarunang kabupaten Gowa yaitu Maman, Feny dan Arista dengan sangat berharap bisa diselesaikan secepatnya mulai dari pemecahan,pengukuran,balik nama akta jual beli (AJB) hingga terbitnya Sertifikat kepemilikan rumahnya namun bukannya selesai secepatnya tapi sudah empat tahun belum juga dapat diselesaikan semua, cetus A.Latif sebagai kuasa ketiga user Perumahan di Gowa ini dengan nada kecewa.

Sejumlah Bukti kwitansi Pembayaran untuk pengurusan Pemecahan Sertifikat, AJB, Balik nama Akte Jual Beli sampai untuk pengurusan Sertifikat di BPN ada dipegang dari tahun 2013 atas nama user Ahmad Arista sebesar Rp 15 Juta, Mamang sebesar Rp 9 Juta, Veny Maela sebesar Rp 5 Juta tahun 2014.

Kuasa Dari Tiga user, A
Latif mengakui betapa sulitnya bisa ketemu dengan notaris ” Trisnawaty ” Kami terpaksa bolak balik setiap hari ke kantornya namun hanya bisa ditemui stafnya saja, ujarnya.

Menurut Latif ketika ditemui salah satu staf Notaris Trisnawaty bernama Ria dikantornya belum lama ini, mengatakan semua berkas Untuk pengurusan sertifikat itu sudah ada di Kantor BPN Gowa, katanya.

” Ada Keranjang Tersendiri ” Untuk Berkas Pengurusan Sertifikat Di BPN Gowa, Jelasnya kepada Latif dan ditirunya kepada Berita Kota Online saat dikonfirmasi.

Dan permasalahan ini, Kepala Kantor BPN Gowa, Awaluddin kepada Wartawan diruang kerjanya menapik dan kemudian menjelaskan bahwa tidak ada yang begitu di BPN Gowa saat menjabat disini, kalau keranjang sampah mungkin ada, pokoknya semua pengurusan sertifikat semua warga harus loket dan dianjurkan kepada warga jangan lewat perantara atau calo dan semua transaksi keuangan semua lewat Bank, jelasnya.

“Saya sudah sampaikan kepada semua staf jangan coba-coba bermain selama saya memimpin. Tahu sendiri akibatnya, ” tegas Mantan Kakan BPN Sidrap ini.

Selain itu Kasi II, Kamaruddin menambahkan itu semua yang diungkap staf notaris Trisnawaty seperti umpamakan ” Republik Mimpi saja, ” ucapnya.

Sementara itu Notaris Trisnawati Nadir memaparkan induk awalnya dipegang oleh Notaris Mila kemudian pindah ke saya (Trisnawati) induk sertifikat tidak diberikan ke saya (Trisnawati) lama kami cari karena memang lokasi tanah itu tidak satu induknya ada beberapa induknya, katanya.

Menurut Trisnawati adapun sertifikat induk terkendala karena masih dipegang oleh Ibu Mila maka saya pesan titip deh karena usernya minta dipecah, ungkapnya kepada Berita Kota Online dan sejumlah Wartawan dikantor, Rabu (02/05/2018).(Bersambung…….)

Laporan : Samson Paroki

 


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Foto,Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah,Hukum dan Kriminal | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Foto

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah

Kategori Hukum dan Kriminal