20 September 2018

Warga Sambung Jawa Keluhkan Pelayanan Kesehatan, Cicu: Kami Punya Solusinya

27 - Mar - 2018 | 14:59 | by: Admin1
Warga Sambung Jawa Keluhkan Pelayanan Kesehatan, Cicu: Kami Punya Solusinya

Makassar, Beritakota Online – Calon Wakil Walikota Makassar, Andi Rachmatika Dewi kembali menyambangi warga Kecamatan Mamajang, Selasa, 27 Mei 2018.

Kali ini, pasangan Calon Walikota, Munafri Arifuddin tersebut bersilaturahmi dengan warga Kelurahan Sambung Jawa. Saat bertemu warga, politisi yang akrab disapa Cicu ini mendengarkan keluh kesah masyarakat dan menyampaikan berbagai program yang menjadi bagian dari visi-misi pasangan nomor urut satu tersebut.

“Tabe Bu, saya mau mendengar langsung penjelasan soal bantuan ORT/ORW sebesar 50 juta Rupiah, karena ada yang bilang itu program mustahil dilakukan,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Sambung Jawa, Latif.

Menanggapi permintaan Latif, Cicu menjelaskan secara rinci terkait program andalan kandidat bertagline “Makassar untuk Kita” tersebut. Ia memaparkan mulai dari kemampuan APBD Kota Makassar hingga peruntukan anggaran 50 juta tersebut.

“Kalau ada orang bilang program tersebut mustahil, mungkin orang itu tidak mampu melahirkan program yang dirasakan langsung masyarakat. Saya pastikan program ini sangat bisa dilaksanakan karena kemampuan anggaran kita memadai,” ujarnya dihadapan warga.

Tak hanya itu, warga juga nengeluhkan terkait pelayanan kesehatan. Menurut Cicu masalah kesehatan adalah persoalan lama dan perlu untuk segera diselesaikan.

“Masalah ini sudah lama dan tak kunjung terselesaikan. Insya Allah kami punya solusinya, kalau kami terpilih tidak ada lagi warga Makassar yang tidak terlayani di pusat pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, pemerintah akan mengcover warga yang kurang mampu dan tidak memiliki kartu jaminan kesehatan baik itu BPJS bersubsidi ataupun KIS.

“Insya Allah kedepan kita tidak ingin lagi ada warga Makassar yang tidak dilayani di pusat kesehatan baik di Puskesmas ataupun di RSUD. Kami juga akan membangun rumah sakit tanpa kelas, jadi tidak ada lagi pasien yang mengantri karena ruangan kelas 3 penuh, semuanya rata, semuanya sama,” jelasnya.

Editor: Anjas


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Makassar,Politik | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Makassar

Kategori Politik