15 July 2018

Oknum Ex Karyawan Bank Niaga “Tersangka” Penipuan dan Penggelapan Tidak Ditahan

20 - Mar - 2018 | 14:22 | by: Admin1

Makassar, Beritakota Online-Meski telah ditetapkan sebagai tersangka penipuan dan penggelapan atau sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUHPidana, namun Ir.Andi Surjan Mappangara (54) warga Jalan Komplek Asalea No.1 Panakkukang Makassar. tersebut belum dilakukan penahanan oleh penyidik Jatanras Polrestabes Makassar.

“Sangat disayangkan, tersangka Surjan yang telah terbukti melakukan perbuatan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang senilai Rp 520 Juta tidak ditindaklanjuti tegas dengan melakukan penahanan terhadap tersangka,” kesal Kuasa Hukum, H. Alqadri Haeruddin H.Saleng Tahiya, SH, MH kepada Beritakota Online, Senin (19/03) di Makassar dan sejumlah wartawan saat Jumpa Pers.

Kuasa Hukum H.Saleng Tahiya mengatakan Sejumlah Laporan polisi yang masuk di SPKT Polrestabes banyak menyebut nama Mantan Karyawan Bank Niaga ini diantaranya laporan Polisi H.Alqadri Haeruddin Nomor : 105/I/2018/Polrestabes Makassar, terkait Pasal 378, pada tanggal 16 Januari 2018, katanya.

Menurut H.Saleng mengakui awalnya Andi Surjan Mappangara meminjam uang orang tua H.Al Qadri Haeruddin ini sebanyak Rp. 520 Juta dengan dijanji satu unit bangunan Ruko Pettarani dan Satu unit rumah di Belakang Kantor DPRD Makassar, ujarnya.

Namun sudah puluhan tahun sampai Orang tua H.Al Qadri Haerruddin ini sudah meninggal dunia belum juga dikembalikan.

Dengan dasar ini Anak H.Haeruddin yakni H.Al Qadri Haeruddin melaporkan oknum mantan Karyawan Bank Niaga ini ke pihak Kepolisian Polrestabes Makassar pada Tanggal 16 Januari 2018 yang lalu.

Menurut Kuasa Hukum H.Al Qadri Haeruddin, setelah dilakukan penyelidikan kepada Terlapor maka beliau sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik di Jatanras Polrestabes Makassar, ucapnya.

Sementara Beritakota Online berupaya melakukan konfirmasi kepada tersangka oknum mantan Karyawan Bank Niaga ini, Andi Surjan Mappangara lewat telepon selullarnya yang menhubungi Beritakota Online, Senin (19/03) malam mengatakan bahwa mengakui dirinya sudah ditersangkakan pihak Kepolisian yang sudah memenuhi panggilan pihak polisi sudah beberapa kali, katanya.

Selain itu Andi Surjan mengakui bahwa telah mengambil uang sebanyak itu dengan bukti kwitansi dipegang Almarhum H.Haeruddin dengan meminta dibangunkan ruko namun tidak jadi diambil dengan alasan lokasi ruko tersebut sudah ada penjual Pallu Basa Onta didekat ruko tersebut, katanya.

Sepengetahuan kami hubungan dengan Almarhum H.Haeruddin seperti keluarga dan sudah langganan ambil rumah dan ruko dengan saya sejak dari dulu saat masih hidup beliau, namun ini saya meminta kepada anaknya sebagai ahli waris untuk bisa menunggu pengembaliannya , ujarnya saat dipertemukan pihak kepolisian diruangan Jatanras Polrestabes Makassar lantai 3.

“Seandainya sudah jadi diambil itu ruko berarti sudah selesai masalah uang itu, ” tegas Andi Surjan.

Ditambahkan pula bahwa ini ada kesalahan pihak pelapor kalau dimasukkan dari pasal penipuan dan penggelapan, karena kalau saya nilai bukan penipuan dan coba disampaikan pihak kepolisian ada niat saya melakukan penipuan, ucapnya.

Dan diakhir perbincangan dengan pihak Beritakota Online mengatakan kita menunggu pihak kepolisian bagaimana hasil akhir penyidikannya, kuncinya.

Dikonfirmasi ke Kabag Humas Polrestabes Makassar, AKP Laode untuk minta penjelasan terkait masalah yang dihadapi oknum mantan Karyawan Bank Niaga ini atas pelaporan penipuan dan penggelapan tapi belum ditahan pihak kepolisian Polrestabes Makassar lewat Sms dan Whats Appnya tidak dibalas.

Pada Kesempatan ini juga Beritakota Online berusaha konfirmasi dengan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol.Anwar Effendy lewat kontak Whats Appnya namun sampai berita inj dimuat belum ada balasannya, (Bersambung…….)

Editor : Anjas/Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Hello Polisi,Makassar | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Hello Polisi

Kategori Makassar