No Banner to display

27 April 2018

Ketua Pospera, Sorot Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Lutim

19 - Mar - 2018 | 09:30 | by: Admin1
Ketua Pospera, Sorot Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Lutim

Lutim, Beritakota Online –Lagi-lagi Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Luwu Timur, menuai sorotan.

Selain persoalan pembuatan Laman/Website “Ayokeluwutimur.com” bersumber APBD tahun 2017 sebesar Rp 25 juta yang diduga ditilep, kali ini masih pada penggunaan anggaran APBD tahun 2017 sebesar Rp. 300 juta.

Di mana dana tersebut diperuntukkan dua item kegiatan yakni pertandingan sepakbola antar kecamatan di Sorowako dan turnamen tembak di Lapangan  tembak Wira Pratama tepatnya di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, di tahun kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bahwa Laporan Pertanggujawaban (LPJ) dana tersebut pada turnamen tembak disinyalir fiktif.

Kuat dugaan dibuktikan dengan adanya ketiga nama juri pada kegiatan itu, tertera pada LPJ. Sementara diduga nama itu bukan selaku Juri, melainkan hanya ASN di dinas pariwisata, pemuda dan olahraga Lutim.

Ketiga nama tersebut berinisial AS, RD dan SM dan masing-masing menerima anggaran sebesar Rp. 4 juta.

Selain itu, beberapa item penyaluran dana lainnya sebagaimana tertuang pada LPJ diduga kuat sarat kongkalikong diantaranya biaya makan minum peserta. Dimana tersalur sebanyak 648 dos dengan satuan Rp. 20 ribu perdos, sehingga menelan anggaran sebesar Rp. 12.960.000.

Hal tersebut dibeberkan Erwin R. Sandi selaku Ketua Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Luwu Timur kepada InputRakyat.co.id, Minggu (18/03/18).

“Ini sudah tidak bisa dibiarkan, dan telah melakukan kegiatan yang diduga dibubuhi LPJ fiktif,” tandas Erwin.

Ia menambahkan, bahwa dalam waktu dekat kami akan bawa persoalan ini kerana hukum guna proses tindak lanjut sebagaimana mestinya, kuncinya. Dikutip media InputRakyat.co.id,

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait dalam hal ini Kadis Pariwisata, pemuda dan olahraga Hamris Darwis selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) beserta Lukman sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Pasalnya saat dihubungi melalui via telepon genggamnya yakni PPTK hanya panggilan tak terjawab.

Editor: Anjas/ Andi A Efendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah,Hukum dan Kriminal | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah

Kategori Hukum dan Kriminal