21 September 2018

Dirlantas Polda Sulsel Himbau Pengendara Simpatisan Cakada Wajib Tertib Lalulintas Saat Kampanye

1 - Mar - 2018 | 00:52 | by: Admin1
Dirlantas Polda Sulsel Himbau Pengendara Simpatisan Cakada Wajib Tertib Lalulintas Saat Kampanye

Makassar, Beritakota Online-Direktorat Lalulintas Polda Sulsel Kombes Polisi Agus Wijayanto, meminta semua Kasatlantas yang ada di jajaran Polres yang ada di Sulsel, itu wajib menegakkan aturan yang telah di tetapkan UU, selain itu diimbau agar tertib berlalulintas jajarannya juga dalam waktu dekat akan menyebar luaskan spanduk yang bertuliskan tertib berlalulintas khusus para simpatisan Calon Kepala Daerah (Cakada ) dan untuk spanduk ini rencananya kita pasang di setiap Polsek, ucap Agus

Menurut Agus mengimbau kepada para pengendara baik roda Empat dan roda dua khususnya para simpatisan atau massa Calon Kepala Daerah untuk tertib mengendarai kendaraan saat berada di jalan raya, terkhusus saat digelar kampanye akbar.

Sementara hal tersebut diungkapkan sehubungan dengan menjelang pemilihan calon kepala daerah (Cakada) serentak ditahun 2018 yang akan digelar di seluruh wilayah hukum Polda  Sulawesi Selatan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur Lalulintas Polda Sulsel Kombes Pol Agus Wijayanto,  dalam keterangannya kepada para awak media, ( Rabu 28/2/2018) di RM Khas Lamongan Cakhar,Jl Landak Baru, Makassar.

Kombes Pol Agus Wijayanto mengatakan setiap masyarakat yang mengendarai kendaraan statusnya sama dihadapan hukum, mereka adalah pengendara.

Selain itu, Agus, menjelaskan bahwa para pengendara ini harus mematuhi aturan Undang-Undang Negara ini, agar selalu patuh dalam aturan berlalulintas, tidak lain hanya untuk  keselamatan dan kelancaran aktivitas para mengedarai di jalan raya itu sendiri.

Menurut Agus siapapun pelanggarnya pasti akan saya tindak, ujar Agus menyebutkan cakada di setiap daerah wajib melakukan imbauan kepada para simpatisannya agar kampanye yang dilakukan tidak sekedar mensosialisasikan visi dan misi, melainkan mulai membudayakan hidup patuh terhadap UU.

Lebih jelas menurutnya dalam undang-undang, tentang lalu lintas yang terbaru, sanksi denda atau tilang naik sekitar 10 kali lipat dengan kisaran Rp 250 ribu hingga Rp 1 juta,ujarnya.

Dan berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas, setiap pengendara kendaraan bermotor yang tidak memiliki SIM dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 bulan atau dendapaling banyak Rp 1 juta (Pasal 281).

Selain itu, pengendara kendaraan bermotor yang tak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 280)., dan etiap pengendara sepeda motor yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan seperti spion, lampu utama, lampu rem, klakson, pengukur kecepatan, dan knalpot dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 285 ayat 1), dan pengendara yang melanggar rambu lalu lintas dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 287 ayat 1).

Kombes Pol Agus Wijayanto, meminta semua Kasatlantas yang ada di jajaran Polres yang ada dalam wilayah hukum Polda Sulsel wajib menegakkan aturan yang telah di tetapkan UU. (*).

Editor : Anjas/Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah,Hukum dan Kriminal,Liputan Khusus Pilkada Sulsel 2018,Makassar | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah

Kategori Hukum dan Kriminal

Kategori Liputan Khusus Pilkada Sulsel 2018

Kategori Makassar