23 June 2018

Diduga Tidak Sesuai Bestek Proyek Drainase Gowa Malino I Rp 200 Juta ” Ambruk “

24 - Feb - 2018 | 17:15 | by: Admin1
Diduga Tidak Sesuai Bestek Proyek Drainase Gowa Malino I Rp 200 Juta ” Ambruk “

Menyorot Pekerjaan Proyek Drainase Gowa Malino I PU Bina Marga Prov Sulsel ( Bagian I )

PPK Gowa Malino Armin : Sementara Pekerjaan Perbaikan Dilaksanakan Kontraktornya.

Gowa, Beritakota Online-Warga meminta pengusutan terhadap proyek drainase senilai Rp 200 juta lebih di kawasan Wisata Malino kecamatan Tinggimoncong Gowa yang dikerjakan salah satu kontraktor diduga menyalahi bestek.

Pasalnya, baru saja dikerjakan malah bangunan proyek Drainase senilai Rp 200 juta lebih yang bersumber dari APBD Tahun 2017 sudah ambruk. Ini terlihat kalau pembangunan proyek ini diduga salah bestek sehingga baru dihantam hujan deras sudah ambruk, kata Salah seorang Warga Malino yang tidak mau dimediakan namanya kepada Beritakota Online, belum lama ini.

Sebagaimana diketahui, robohnya bangunan tembok drainase persis di area lokasi Wisata Di pohon pinus Malino Gowa.

Hal ini Juga diungkapkan Rizal Ketua Lembaga Monitoring Kinerja Aparatur Negara Indonesia (Lemkira) Sulsel mengindikasikan pihak kontraktor yang kerjakan tidak layak serta tak profesional dalam menanggani proyek senilai Rp 200 juta itu.

“Kabar yang berkembang karena kualitas campuran dalam bangunan diduga tidak sesuai bestek sehingga roboh terkena rembesan air hujan saja, belum lagi selesai sudah ambruk, bagaimana ini, pihak kejaksaan harus mengusutnya sebab berindikasi tak sesuai spesifikasi teknis pekerjaan,” ujar Daeng Rahman salah seorang warga stempat.

Ditambahkannya, sebagai warga sebenarnya sangat mendukung pembangunan, namun haruslah dikerjakan dengan benar dan sesuai besaran teknik sehingga tidak merugikan negara dan masyarakat.

“Kejadian ini jelas membuktikan kualitas material serta pengerjaannya yang tidak bagus dan bisa dibilang asal-asalan,”imbuhnya, Sabtu (24/02/2018).

Sementara itu Beritakota Online mencoba konfirmasi dengan PPK  Gowa Malino Dinas Bina Marga Prov Sulsel, Armin menjelaskan bahwa betul pasangan batu tersebut masa dalam masa pemeliharaan bukan tidak sesuai bestek subdrain kurang infiltrasi air hujan besar sehingga pasangan batu tidak mampu menahan beban tanah gaya vertikal, katanya.

“Insya Allah besok ( Tgl 22/02/2018) sudah mulai  diperbaiki dan subdrainnya supaya ditambah, trims pak atas pemantauanya, jelas Armin kepada Beritakota Online lewat kontak Whats Appnya.

Menurut Armin mengatakan proyek Drainase ini adalah proyek penunjukan langsung dari paket yang diduga diberikan kepada sejumlah Anggota DPRD Sulsel.

Dan ditambahkan pula saat berita ini dinaikkan pekerja dari kontraktor proyek ini masih memperbaiki pembangunan yang runtuh sebelumnya, dan mudah-mudahan hari selasa sudah selesai pekerjaan perbaikan ini, janji Armin kepada Beritakota Online, Sabtu (24/02/2018). ( Bersambung…..)

Laporan : Tobo/Cecep
Editor : Anjas/Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Hukum dan Kriminal | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Hukum dan Kriminal