25 May 2018

Waduh, Tiga Warga Tombolopao Dipenjara Hanya Dituduh Menggarap Dikawasan Hutan Wisata, Diduga Bayar Rp 10 Juta Langsung Bebas

23 - Jan - 2018 | 21:39 | by: Admin1
Waduh, Tiga Warga Tombolopao Dipenjara Hanya Dituduh Menggarap Dikawasan Hutan Wisata, Diduga Bayar Rp 10 Juta Langsung Bebas

Menyorot Pelayanan Jajaran Polsek Polres Gowa Kepada Masyarakat (Bagian 1 )

Gowa, Beritakota Online- Ada Tiga Warga yang bermukim di Dusun Bugis Desa Tonasa Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa diduga menjadi korban dari Pihak Pemerintah setempat dan pihak Kepolisian Hanya karena diduga dituduh melakukan penggarapan diwilayah Hutan Lindung di wilayah hutan wisata di Kabupaten Gowa.

Ketiga Warga ini yakni Al, As, dan Um, terpaksa berurusan dengan pihak Kepolisian Polsek Tombolopao Polres Gowa dengan digelandang ke Polsek dan dibawa ke Polres Gowa dengan menghirup hotel pordeo selama 12 hari lamanya kemudian selama kurang lebih sebulan di Rutan Makassar.

Salah satu Warga Al yang bermukim di dusun Bugis Kecamatan Tombolopao menyatakan Bahwa beliau ditangkap pihak Polsek Tombolopao bersama dua warga saat menggarap kebun di Dusun Langko Desa Tonasa Kecamatan Tombolopao. dan Kejadiannya sekitar Tanggal 15 September 2017.

Menurut Al sangat kaget dengan ditangkapnya pihak kepolisian karena hanya menggarap kebun peninggalan orang tua kami puluhan tahun yang lalu telah digarap dan apa salah kami, ucapnya kepada Beritakota Online, Di Makassar. Kamis (04/01/2018).

” Saya bersama dua orang ditangkap Polisi dari Polsek Tombolopao hanya karena menggarap Kebun itu” Tegas Al

Dan Kami bertiga juga bisa dilepaskan dari Tahanan Polres Gowa dan Rutan Makassar karena disuruh membayar ke pihak penyidik di Polsek Tombolopao yang berinisial MS dengan jumlah pembayaran bervariasi Saya sebesar Rp.5 Juta dan yang dua Warga itu sebesar Rp 10 juta perorang dan masing masing keluarga yang mewakili kami di Polsek Tombolopao diduga menyerahkan Uang itu kepada oknum MS penyidik di Polsek Tombolopao saat itu dan kami dijemput oleh penyidik di Rutan dan langsung dibebaskan tanpa ada sidang dipengadilan, ucapnya.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondany mengatakan Harus dicek dulu ke Kapolres jangan memberi berita sebelum dikonfirmasi kepada sumbernya, katanya.

” Saya cek ke kapolres, jangan memberi berita sebelum dikonfirmasi kepada sumbernya, ” Jelas, Kabid Humas Polda Sulsel ini.

Terkait dengan masalah itu, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengatakan langsung ke Kasat Reskrim atau Kasubag humas saja, katanya kepada Beritakota Online saat dikonfirmasi belum lama ini.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Darwis mengatakan akan tanya Kapolsek dan Penyidiknya dulu, katanya.

” Ok pak saya tanya Kapolsek dan penyidiknya dulu pak tentang hal tersebut”, ucap AKP Darwis seperti dikutif dari jawaban Whats Appnya belum lama ini.

Dan menurutnya akan ditanyakan dulu siapa yang memberi uang dan menyerahkan uang kepenyidik biar agar jelas untuk ditindak lanjuti ujarnya.

“Ok saya tanya dulu siapa yang memberi uang dan diberikan uang tolong infokan biar Saya panggil untuk introgasi kebenarannya, ” tegas Kasat Reskrim Polres Gowa lewat percakapan Whats Appnya kepada Beritakota Online. ( Bersambung……)

Laporan : Muh Sain/Cecep
Editor : Zul/ Heriyanto/Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Hello Polisi,Hukum dan Kriminal,Nusantara | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Hello Polisi

Kategori Hukum dan Kriminal

Kategori Nusantara