25 May 2018

TPP Berlaku, 8000 Tenaga Honorer Harus Menganggur di Takalar

23 - Jan - 2018 | 09:19 | by: Admin1
TPP Berlaku, 8000 Tenaga Honorer Harus Menganggur di Takalar

Takalar, Beritakota Online  — Sesuai surat edaran Bupati Takalar nomor 800/170/Kepegawaian tentang Peningkatan kinerja dan kualitas ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat ditandatangani langsung Bupati Takalar H. Syamsari Kitta tertanggal 22 Januari 2018.

Isi dari surat edaran itu menyatakan permintaan Bupati Takalar untuk meningkatkan kualitas kinerja ASN terutama pada Organisasi perangkat daerah (OPD) yang pelayanannya bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Peningkatan kualitas kerja ASN tersebut erat kaitannya dengan akan diberikannya Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) kepada seluruh ASN di Takalar.

Sehingga Bupati Takalar menghimbau seluruh pimpinan OPD untuk menonaktifkan seluruh tenaga honorer atau tenaga sukarela di Takalar.

Dari hasil surat edaran tersebut, sebanyak 8000 tenaga honorer atau sukarela di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Takalar terpaksa diberhentikan.

Terkecuali bagi 4 kategori, yaitu Tenaga PTT yang menerima honor tetap dari APBN, ‎Tenaga honorer daerah ex-K1, ‎Tenaga Honorer daerah ex-K2, dan Tenaga honorer daerah yang menerima honor tetap yang anggarannya bersumber dari APBD.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Takalar, Rusdi, saat dikonfirmasi membenarkan tentang adanya pemberhentian sekitar 8000 tenaga sukarela di sejumlah OPD di Kabupaten Takalar.

“Lantaran berlakunya tunjangan tambahan pegawai (TTP) untuk Apartur Sipil Negara (ASN), sementara tidak optimal pekerjaannya. Kalau nantinya rata- rata yang bekerja di OPD adalah tenaga sukarela atau tenaga honor daerah (Honda),” ujarnya Senin (22/1/2018)

Untuk memaksimalkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) maka tenaga sukarela akan di rumahkan sementara, sebab terlalu banyak yang menumpuk di setiap OPD.

“Kasian juga nasibnya tenaga sukarela karena masa depannya tidak jelas. Selanjutnya akan ada kebijakan lebih lanjut dan kemungkinan akan dilakukan Asessment,” ucap Rusdi.

Kedepan bagi tenaga sukarela yang memiliki potensi atau kelebihan. Besar kemungkinan akan dipanggil kembali untuk dipekerjakan di OPD bagi yang membutuhkan.

Laporan : Shanty

Editor : Anjas/ Andi A Efendy

 


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah