25 May 2018

Takut di Mutasi, Ortu Siswa SDN No.45 Biringbalang Takalar Terpaksa Beli Map Raport

19 - Jan - 2018 | 21:17 | by: Admin1
Takut di Mutasi, Ortu Siswa SDN No.45 Biringbalang Takalar Terpaksa Beli Map Raport

Takalar, Beritakota Online — Gara- gara takut dimutasi, terpaksa orang tua siswa harus membeli map raport yang nilainya mencapai Rp. 20 ribu hingga Rp.50 ribu. Padahal sejak ada dana BOS, untuk map raport itu gratis.

Tidak ada lagi, orang tua siswa terbebani dengan pendidikan, karena semua operasonal sekolah gratis, termasuk penerimaan raport.

SDN No.45 Biringbalang, kecamatan Pattalasang, kabupaten Takalar, orang tua siswa dari kelas 1,2,4 dan 5 terpaksa mereka harus membelikan anaknya, pembungkus raport. Karena takut dikhawatirkan hasil nilainya basah.

Padahal kalau memang dana BOS tidak cukup untuk mendanai operasional sekolah. Kepala Sekolah yang bijak, dia bisa mencarikan solusi, tidak semestinya orang tua siswa harus membeli untuk kepentingan operasional sekolah.

Saat dikonfirmasi Kepala SDN No.45 Biringbalang, Hasriah, mengatakan memang orang tua siswa membelikan map raport di luar sekolah.

“Karena dana operasional, sudah habis, makanya orang tua siswa berinisiatif membelikannya di luar,” ujarnya Jumat (19/1/2018)

Hasriah yang baru menjabat selama 4 bulan ini, tidak mau mengadakan map raport untuk siswa kelas 1,2,4 dan 5.

“Saya tidak mau menanggulangi dulu untuk pembelian map raport siswa, karena takutnya nanti saya dimutasi,” cetusnya kepada wartawan.

“Semua orang beda- beda karakternya, jadi  tidak bisa menjamin sifat seseorang,” ungkap staf gurunya yang ngotot menyampaikan kepada sejumlah wartawan.

Menurut wali kelas 2, Siti Hatija, menjelaskan tadinya orang tua siswa mau menitipkan uangnya ke wali kelas masing- masing.

“Tetapi kami tolak, jadi mereka yang membelikan map raport anaknya, di luar sekolah,” paparnya.

Kata Hasriah, dalam triwulan ke 4 ini, untuk print dan tintanya saja sudah Rp.5 juta. Makanya untuk raport, tidak bisa ditanggulangi.

Untuk SDN No.45 biringbalang ini, papan Dana BOS pada tahun 2017 tidak ada laporannya.

Hanya nampak pada tahun 2015/2016, jumlah nominal penerimaan dana BOS saja tidak ada terpaparkan pada papan dana BOS.

Hasriah yang baru terangkat Kepala SD di SDN No.45 biringbalang, dia tidak tahu, berapa nilai nominal dana BOS yang diterima per triwulannya. Padahal siswa di sekolah ini mencapai 300 orang.

“Saya tidak tahu, berapa dana BOS yang diterima pertriwulannya, nanti lihat saja di papan dana BOS nya,” ucapnya.

Laporan : Shanty

Editor : Anjas/ Andi A Efendy

 


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah,Pendidikan | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah

Kategori Pendidikan