14 August 2018

Bupati Takalar Minta Dibuatkan Bank Inovasi

31 - Des - 2017 | 07:45 | by: Admin1
Bupati Takalar Minta Dibuatkan Bank Inovasi

Takalar, Beritakota Online — Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) menggelar acara Bursa Inovasi Desa yang dibuka secara resmi oleh Bupati Takalar, H. Syamsari Kitta. Acara yang bertemakan lebih unggul, sejahtera dan bermartabat ini menghadirkan 76 Kepala desa dan 8 orang Camat se kabupaten Takalar di gedung PKK kabupaten Takalar. Sabtu (30/12/2017).

Bursa Inovasi Desa merupakan sebuah forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa di lingkup kabupaten.

Program Inovasi Desa (PID) ini diselenggarakan oleh kementerian desa dan Bank Dunia serta difokuskan pada pendampingan desa dalam pelaksanaan UU desa.

Dalam sambutannya, Ketua panitia bursa inovasi desa, Ikhwan, menyampaikan adapun maksud dari pelaksanaan bursa inovasi desa yaitu untuk menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan solusi bagi penyelesaian masalah, serta inisiatif atau alternatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan dana desa yang lebih efektif dan dan inovatif.

“Sedangkan kegiatan-kegiatan yang akan dipamerkan dalam Bursa Inovasi Desa yaitu kegiatan-kegiatan yang bernilai inovatif dalam pembangunan desa yang bukan dalam bentuk barang tetapi dalam bentuk ide-ide kreatif yang lahir dan berkembang di desa-desa,” ujarnya kepada  seluruh tamu undangan.

Ikhwan yang juga sebagai Kepala bidang pemberdayaan masyarakat desa kabupaten takalar mengatakan program inovasi desa ini lebih dominan untuk kegiatan- kegiatan yang bersifat pemberdayaan masyarakat.

“Oleh karena itu, dengan adanga Program Inovasi Desa (PID) bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui peningkatan kapasitas desa dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas,” paparnya.

Katanya setiap tahun, anggaran yang diterima itu sebesar Rp.400 juta. Dan terbagi sebanyak 8 kecamatan.

“Sekarang baru cair 30%, karena mengingat waktunya sangat sempit. Jadi sisanya nanti pada tahap berikutnya,” ucapnya.

Sementara Bupati Takalar, H. Syamsari Kitta, dalam sambutannya sangat mengapresiasi program inovasi desa.

“Apabila ingin ada perubahan, harus dari kepala dulu yang bisa menciptakan wawasan baru,” cetusnya.

Katanya, didalam program itu, mereka harus mengorganisir sendiri sistemnya. Serta harus sering- sering melakukan Focus Group Discussion (FGD).

“Sehingga kedepan, saya punya bank inovasi desa dan ada prodak yang bisa diunggulkan serta dibanggakan,” tandasnya.

Untuk tim inovasi desa kabupaten Takalar ada beberapa komponen kelembagaan yang berasal dari OPD, perusda, unsur perguruan tinggi, unsur dunia usaha, tokoh masyarakat, PKK dan pendamping desa.

Laporan : Shanty

Editor: Anjjas/ Andi A Efendy

 


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah,Perbankan | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah

Kategori Perbankan