20 January 2018

Penyidik KLHK Gagalkan Pengirim 5,2 Ton Getah Pinus dari Kabupaten Toraja di Makasar

11 - Des - 2017 | 09:14 | by: Admin1
Penyidik KLHK Gagalkan Pengirim 5,2 Ton Getah Pinus dari Kabupaten Toraja di Makasar

Makasssar, Beritakota On-line – Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) dan Penyidik Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi berhasil menggagalkan pengiriman 5,2 ton getah pinus. Sabtu 9 Desember 2017 sekitar pukul 16:30 wita

Getah Pinus ini diduga berasal kawasan hutan tanpa izin di Kab. Toraja di Depot Container PT. Meratus Jl Ir. Sutami No. 07 Makassar.

Dalam press release yang di terima Media Beritakota On-line.com menjelaskan, Pengiriman getah pinus ini dilakukan oleh PT. WI dengan alamat Jl Manunggal Jenggot Gang 4 Pekalongan Selatan.

Dengan Adanya Informasi pengiriman secara illegal ini,  berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan bahwa adanya pengiriman getah pinus dari Kab. Toraja yang diduga berasal dari kawasan hutan tanpa izin.

Barang Bukti saat ini telah diamankan dan disegel oleh penyidik Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi untuk dilakukan proses pengembangan penyidikan.

Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi, Muhammad Nur mengatakan bahwa terkait dengan peredaran illegal hasil hutan getah pinus ini dikatakan bahwa setiap orang dilarang memanen atau memungut hasil hutan di dalam hutan tanpa memiliki hak atau izin dari pejabat yang berwenang

Hal tersebut tercantum dalam undang-undang yang di maksud Sebagaimana pasal 50 ayat (3) huruf e UU No. 41 jo pasal 55 KUHP, dan ancaman  hukuman penjara paling lama 10 th dan denda paling banyak Rp. 5 Milyar berdasarkan pasal 78 UU No. 41 Tahun 1999.

Laporan: Shanty

Editor: Anjas/ Zul / Andi A Effendy

 


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Hukum dan Kriminal,Makassar | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Hukum dan Kriminal

Kategori Makassar