15 July 2018

Dua Bakul Raksasa Diperigatan “Maudu Adaka ri Gowa”

9 - Des - 2017 | 08:04 | by: Admin1
Dua Bakul Raksasa Diperigatan “Maudu Adaka ri Gowa”

Gowa, Beritakota On-line  — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW atau “Maudu Adaka ri Gowa”, yang berlangsung di Lapangan Syekh Yusuf Discovery, Jum’at (8/12/2017).

Kemeriahan Maudu Adaka 1439 Hijriah, jadi spesial karena ribuan warga berdatangan menyaksikan acara ini.

Dua bakul raksasa ini menjadi sasaran masyarakat dan saling berebut telur hias dari hasil bumi yang dianggap sebagai berkah pada setiap peringatan ritual adat Maudu Adaka tersebut.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, didampingi oleh Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni, Para Muspida Kab Gowa, Sekretaris Daerah Kab Gowa, H Muchlis, dan Para Pimpinan SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa beserta jajarannya, turut hadir dalam kegiatan ini.

Kepala Dinas Sosial, Syamsuddin Bidol menjelaskan, Maudu Adaka ri Gowa yang kita gelar kali ini merupakan upaya untuk membudayakan syiar islam dan wujud silaturahmi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Gowa.

“Peringatan kali ini menghadirkan 2 bakul raksasa yang berisi puluhan ribu telur dan hasil bumi lainnya yang diselian dalam bakul dengan melibatkan semua SKPD, Para Camat, BUMN, BUMD, Perbankan dan Organisasi Politik, Sosial dan Kemasyarakatan,” katanya.

Syamsuddin juga mengatakan, “Tidak hanya bakul raksasa saja, para pejabat, pimpinan SKPD, Perusahaan Daerah Holding Company, dan staf lingkup Pemkab Gowa, memberikan sedekah beras sebanyak 5 ton, dengan total keseluruhan sebesar Rp54.050.000, ditambah satu bulan gaji Bupati Gowa, telah dikoordinir dan akan dibagikan kepada masyarakat yang kurang mampu,”jelasnya.

Laporan: Shanty

Editor: Anjas

 


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Budaya,Daerah | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Budaya

Kategori Daerah