21 November 2017

Soal Adanya Dugaan Pungli Di BPN Pangkep, Kakan Sebut Oknum Itu Bukan Pegawai BPN Hanyalah Magang Dikantor Ini

19 - Okt - 2017 | 16:50 | by: Admin1
Soal Adanya Dugaan Pungli Di BPN Pangkep, Kakan Sebut Oknum Itu Bukan Pegawai BPN Hanyalah Magang Dikantor Ini

Pangkep, Beritakota Online-Terkait dengan adanya Dugaan pungutan liar (Pungli) kembali terjadi dilingkup Kantor Kementerian Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) khususnya di Kabupaten Pangkep.

Adanya Temuan Dugaan Pungli diketahui berawal Seorang ibu rumah tangga berinisial HH (30) warga Kampung Bulu bulu, Kelurahan Anrong Appaka, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, yang datang ke Kantor ART/BPN Kabupaten Pangkep, dan mengaku menyuruh salah satu Oknum yang mengaku Pegawai ATR/BPN berinisial WW dan dibebankan biaya hingga Rp 5 juta agar pengurusan sertifikat tanah lahan tambak miliknya, katanya.

“Sudah tujuh bulan pak belum selesai pengurusan Sertifikatnya tak kunjung selesai, sehingga sengaja datang ke Kantor ini cek proses pengurusan, karena selama ini oknum WW sulit ditemui lagi, ” katanya.

Dan kedatangan warga ini sempat juga diintrogasi salah satu Pegawai ATR/BPN Pangkep HR dan Warga ini mengungkapkan kronologis kejadian permasalahan berhubungan dengan oknum WW yang menawarkan jasa pengurusan sertifikat Tanah Empangnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agraria Tata Ruang/ Badan Pertanahan Negara (ATR/BPN) Pangkep, Arman menjelaskan bahwa oknum WW adalah bukan pegawai BPN, sehari-hari bertugas sebagai tenaga magang dari D1 yang diperbantukan dari Kanwil ATR/BPN Sulsel, dan selama melakukan permasalahan itu sudah tidak pernah masuk kantor lagi, jelasnya.

Menurut Arman oknum ini mengambil berkas surat tanah warga itu diluar kantor BPN Pangkep Dan tidak mendaftarkan berkasnya dibagian loket pendaftaran, dan dicek didata base Kantor memang terbukti belum terdaftar, dan masalah dana yang Rp 5 Juta itu tidak diketahui oleh pihak BPN Pangkep karena diserahkan tidak melalui loket resmi, ujarnya.

Dan Oknum WW ini saat ini sudah diajukan proses kepindahan ke Kanwil BPN Sulsel seperti dijelaskan kepada Crew Berita Kota Online saat bertandang ke kantor di Pangkep, Kamis ( 19/10/2017).

” Saat ini sudah diproses perpindahannya ke Kanwil BPN Sulsel, ” Jelas Mantang Plt Kepala Bidang di Kanwil BPN Sulsel.

Soal kejadian ini, Pak Kanwil sangat marah sekali, kalau bisa dipecat saja, perintah Kanwil BPN Sulsel ditiru Arman.

Dan Arman menambahkan pula bahwa saat ini mengharapkan kepada warga itu untuk melengkapkan berkasnya dan diproses sesuai dengan aturan supaya berkas pembuatan sertifikatnya bisa secepatnya selesai, kuncinya.

Arman juga meminta kepada masyarakat Pangkep yang mau mengurus sertifikat supaya langsung keloket pendaftaran di Kantor BPN Pangkep jangan tergiur dengan jasa pengurusan pihak calo supaya terhindar dari pungutan liar (pungli) dan biaya yang besar, tegasnya.

Laporan : Muh Sain
Editor : H.Sakkar/Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Polisi | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Polisi