21 November 2017

Burung Enggang dari Buol ke Makassar, Gagal Mendarat

16 - Okt - 2017 | 13:09 | by: Admin1
Burung Enggang dari Buol ke Makassar, Gagal Mendarat

Makassar, Beritakota On-line — Sebanyak empat ekor Rangkong Sulawesi (rhyticeros cassidix) atau burung Enggang gagal mendarat di lokasi tujuan akhir di kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Satwa dilindungi sesuai Peraturan Pemerintah RI Nomor 7 Tahun 1999 tersebut. Sengaja dikirim oleh oknum tidak bertanggungjawab menggunakan mobil rental dari Kabupaten Buol menuju Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Modus pelaku memasukkan burung Rangkong atau Enggang dalam kardus. Dititip seolah unggas lain, seperti ayam sebagai bekal kiriman dari kampung tujuan ke kota kepada sang sopir rental. Ternyata, kiriman dengan kardus tanpa alamat, hanya menitip nomor handphone ketika tiba di tujuan itu tertahan dijalan oleh aparat keamanan yang melakukan razia.

 

“Untuk sementara 4 ekor burung Rangkong Sulawesi itu kita titip untuk diamankan di BKSDA Sulawesi Tengah. Aceros cassidix ini oleh masyarakat setempat disebut juga sebagai Burung Alo terdiri dari 1 ekor betina dan 3 ekor jantan. Semuanya dalam dua kemasan kardus, tanpa alamat hanya tertulis nomor HP tujuan yakni di kota Makassar,” kata Kepala Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum (BPPH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah III Sulawesi, Muhammad Nur, Minggu 15 Oktober 2017.

Menurut Muh Nur, dari 54 jenis rangkong di seluruh dunia, tak ada Rangkong seindah Rangkong Sulawesi oleh karena warna-warninya yang kaya. Namun sayang, keanekaragaman burung Rangkong atau Enggang di Sulawesi bukan lagi jadi sebuah kebanggaan.

“Populasi Rangkong di Indonesia makin menurun, termasuk Sulawesi. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya kawasan (habitat) sebagai akibat deforestasi hutan. Lalu, berkurangnya makanan dan tempat bersarang akibat perburuan burung Rangkong itu sendiri,”jelas Muh Nur.

Data yang dihimpun di kantor BKSDA Sulsel. Burung Rangkong atau Enggang mempunyai ciri khas pada paruhnya yang mempunyai bentuk menyerupai tanduk sapi. Dan nama ilmiahnya, “Bucerotidae” mempunyai arti “tanduk sapi” dalam bahasa Yunani.(*)

Laporan : YS

Editor : Anjas/ Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Makassar,Nasional | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Makassar

Kategori Nasional