23 October 2017

Ketua Join, Mengutuk Keras Perbuatan Staff Pompengan

20 - Sep - 2017 | 17:43 | by: Admin1
Ketua Join, Mengutuk Keras Perbuatan Staff Pompengan

Makassar, Beritakota On-line – Insiden pengusiran wartawan kembali terjadi di kantor balai besar wilayah sungai – Pompengan Jeneberang yang dilakukan oleh salah satu staff balai pompengan bernama kahar.

Informasi diketahui berawal pada saat wartawan infoindotim.id dan complatenews.id ingin melakukan konfirmasi terkait pembebasan lahan waduk Nipa-Nipa karena rusaknya pengaman pantai Merpati yang dikerjakan oleh Satker Pelaksanaan Jaringan sungai pantai Jeneberang prov Sulsel.

Disaat wartawan ingin melakukan wawancara di kantor BBWSP-Jeneberang  Sulsel, niatnya ingin mempertanyakan langsung kepada kepala balai yang baru dilantik bernama Iskandar.

Di mana  pada saat itu kebetulan telah selesai rapat dengan beberapa pejabat pembuat komitmen (PPK) yang saat itu hadir pula kepala Satker PPJS – Jeneberang Sulsel, Mustafa (20/09/2017).

Anehnya belum sempat dikonfirmasi salah satu staff balai pompengan langsung datang menghampiri serta marah-marah dan malah sempat mendorong wartawan keluar dari pagar kantor disaksikan banyak pegawai maupun staff di Balai Besar Wilayah Sungai Pantai- Jeneberang Prov Sulsel.

Perlakuan tersebut membuat wartawan malu kerena staff bernama Kahar, menarik baju salah satu wartawan sambil teriak ” keluar sana kepala balai tidak bisa ditemui  masih banyak urusannya”, herdik Kahar dengan suara lantang di depan banyak orang

Atas inseden  tersebut wartawan infoindotim.id dengan complatenews.id melaporkan staff iskandar ke polsek Rappocini dengan dasar membuat perasaan tidak enak sekaligus menghalang-halangi tugas jurnalistik dalam mendapatkan informasi.

Ketua JOIN Sulsel, Rifai Manangkasi merasa prihatin jika masih ada warga apalagi ASN tidak mengerti tugas jurnalis bahkan terkesan berusaha menghalangi. “Kami mengutuk keras perbuatan dimaksud dan minta aparat serius menangani kasus ini,” ujar Rifai.

Diakhir keterangannya, Rifai memberi garansi jika kasus ini akan sampai ke meja hijau agar tidak menjadi preseden buruk terhadap jurnalis. “Jangan pernah bermimpi ada maaf jika anggota JOIN dilecehkan,” ujarnya.

Laporan: Shanty

Editor: Andi A Effendy/ H Sakkar


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Hukum dan Kriminal,Makassar | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Hukum dan Kriminal

Kategori Makassar